

inNalar.com – Kalimantan Timur merupakan salah satu provinsi di Pulau Kalimantan yang menyimpan berbagai fenomena alam yang unik.
Salah satunya berupa sungai unik yang terletak di Kawasan Hutan Gunung Beriun, Kutai Timur, Kalimantan Timur.
Sungai unik tersebut dikenal oleh masyarakat dengan nama Sungai Marak.
Aliran Sungai Marak tersebut berbeda dengan sungai-sungai pada umumnya di daerah lain.
Sungai-sungai pada umumnya biasanya memiliki warna cokelat atau biru terang.
Namun, warna air sungai marak di Kalimantan Timur ini berwarna merah.
Penamaan sungai ini pun diambil dari warna air yang merah dimana dalam bahasa dayak yakni Marak yang berarti merah.
Anehnya 4 sungai lainnya yang berhulu di Gunung Beriun ini tidak berwarna merah dan hanya Sungai Marak yang airnya berwarna merah.
Dilansir inNalar.com dari laman Protokol dan Komunikasi Sekretariat Daerah Kab. Kutai Timur, warna merah air sungai Marak berasal dari kontaminasi akar-akar pepohonan di hutan Gunung Beriun.
Hingga saat ini, Sungai Marak yang mengalir sejauh 9 Km ini menjadi tumpuan bagi warga kampung Baay yang muaranya di Desa Muara Bulan.
Sungai ini pun juga disakralkan oleh masyarakat suku Dayak, sehingga terdapat pantangan bagi para pengunjung yang harus dihindari.
Salah satu pantangannya adalah siapapun yang mandi di Sungai ini dilarang menanggalkan pakaian.
Meskipun memiliki warna yang aneh dan terkesan menyeramkan, air sungai ini ternyata bisa langsung diminum.
Air di Sungai Marak tidak memiliki rasa sehingga layak untuk di minum.
Tak hanya bisa diminum, konon katanya, siapa saja yang mandi di Sungai marak kulitnya akan menjadi putih bersih.***