Gawat! 7 Kendaraan ICRC yang Bawa Pasokan Medis ke Gaza Malah Ikut Ditembaki Israel, Sebabkan 2 Truk Rusak!

inNalar.com – ICRC atau Komite Palang Merah Internasional mengungkapkan bahwa konvoi kemanusiaan yang membawa pasokan medis ke Gaza telah diserang.

ICRC sendiri mengirimkan bantuan pasokan medis ke wilayah Gaza termasuk Al Quds dengan bantuan 5 truk dan 2 kendaraan lainnya.

Akibat serangan ini, sebanyak 2 truk telah rusak dan seorang pengemudi mengalami luka ringan.

Baca Juga: Permudah Akses Air Bersih, IPA Cendana IV di Samarinda Ini Habiskan Dana Rp40 Miliar, Kapasitasnya…

Melansir dari laman resmi ICRC, Komite Palang Merah Internasional tersebut mengungkapkan bahwa setelah penyerangan terjadi, akhirnya rute konvoi langsung diubah.

Sampai akhirnya dapat mencapai area Rumah Sakit Al Shifa untuk mengantarkan pasokan medis.

Kemudian konvoi ICRC juga menemani setidaknya 6 ambulans yang membawa pasien luka kritis menuju penyeberangan Rafah.

Baca Juga: Psikiater Pribadi Benjamin Netanyahu Tewas Bunuh Diri! Surat Catatan Sebut PM Israel Ini Sebagai Penyebabnya?

Organisasi ini sendiri tidak mengidentifikasi secara jelas siapa saja pihak yang menyerang konvoi kendaraan bantuan kemanusiaan ini.

Akan tetapi, Israel sendiri yang memang sering menyerang fasilitas medis.

Hal tersebut bahkan bukan pertama yang terjadi. Israel bahkan telah sering menyerang rumah sakit di Gaza termasuk Rumah Sakit Al Shifa.

Baca Juga: Gaet Kontraktor Korea, Bendungan Karian di Banten Habiskan Dana Rp1,3 T, Bakal Datangkan Investor di Bidang…

Meski begitu, Kepala Sub Delegasi ICRC di Gaza, William Schomburg mengungkapkan bahwa ia akan memastikan bantuan vital fasilitas medis ini terpenuhi.

Pasalnya, hal tersebut adalah kewajiban hukum yang dijamin hukum humaniter secara internasional.

Organisasi ini juga telah berulang kali menyerukan gencatan senjata.

Sayangnya, sampai sekarang pun seruan tersebut belum juga terlaksana.

ICRC sendiri mengaku kecewa atas hal ini. Pasalnya, konvoi kemanusiaan justru terkena imbas serangan pada Selasa, 7 November 2023 lalu.

Organisasi tersebut juga mengingatkan kepada pihak lain tentang kewajiban mereka dalam melindungi kemanusiaan setiap saat.

Komite Internasional Palang Merah ini sendiri merupakan sebuah organisasi yang netral.

Kehadirannya tidak memihak mana pun serta bersifat independen mengedepankan kemanusiaan secara eksklusif.

Hal ini berasal dari Konvensi Jenewa pada tahun 1949 lalu.

Komite tersebut akan membantu orang-orang di seluruh dunia yang memang sedang terkena dampak konflik bersenjata atau kekerasan lainnya.

Organisasi ini juga akan terus berkomitmen dalam melakukan bantuan apa saja yang bisa mereka lakukan.

Termasuk untuk melindungi kehidupan dan martabat yang ada di Gaza sehingga dapat meringankan penderitaan atas serangan Israel yang sampai saat ini tidak kunjung berhenti.***

 

Rekomendasi