

InNalar.com – Belum lama ini presiden Jokowi telah mengumumkan kenaikan gaji yang akan diperoleh para pegawai ASN di Indonesia.
Akan tetapi, kenaikan penghasilan itu nantinya akan diterima oleh PNS dan PPPK pada tahun depan.
Tentu pengingkatan penghasilan ini juga akan diterima oleh para pegawai di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Dirjen Bea dan Cukai) di Kemenkeu.
Karena hal itu, maka para pegawai abdi negara hingga Desember ini akan menerima penghasilan dengan jumlah yang sama seperti waktu-waktu sebelumnya.
Sebenarnya fenomena kenaikan gaji ini sebelumnya juga pernah terjadi pada tahun 2019 dengan besaran 5%.
Berdasarkan hal tersebut, maka besaran penghasilan para pegawai ASN akan relatif sama sesuai dengan PP No 15 tahun 2019.
Baca Juga: Imigran Rohingya Mendapat Penolakan dari Warga Aceh, Ternyata Hanya 5 Orang yang Diterima, Kok Bisa?
Namun jumlah besaran itu akan berubah saat kalender di bumi sudah memasuki tahun 2024.
Pasalnya, kenaikan gaji para PNS yang masih aktif bekerja ini akan meningkat sebesar 8%.
Hal ini pun akan berlaku bagi para pegawai Dirjen Bea dan Cukai.
Baca Juga: Terfavorit! ASN Lulusan S1 dan D4 di Kemenkumham Bisa Terima Gaji Sampai Rp30 Juta per Bulan
Sebab, pekerja yang mengurus tentang bea dan cukai ini termasuk bagian dari pegawai abdi negara di Indonesia.
Apalagi lembaga itu juga masuk di bawah naungan Kemenkeu yang dikelola oleh Sri Mulyani.
Jadi, berikut penghasilan yang akan diperoleh PNS di Dirjen Bea dan Cukai setelah mengalami penginkatan sebesar 8%:
1. Golongan I:
Golongan I/a: Rp1.685.664 – Rp2.522.664;
Golongan I/b: Rp1.840.860 – Rp2.760.732;
Golongan I/c: Rp1.918.728 – Rp2.783.700;
Golongan I/d: Rp1.999.944 – Rp2.901.420;
2. Golongan II:
Golongan II/a: Rp2.183.967 – Rp3.643.488;
Golongan II/b: Rp2.385.072 – Rp3.797.604;
Golongan II/c: Rp2.845.944 – Rp3.958.200;
Golongan II/d: Rp2.591.236 – Rp4.125.600;
3. Golongan III:
Golongan III/a: Rp2.785.752 – Rp4.575.312;
Golongan III/b: Rp2.903.580 – Rp4.768.848;
Golongan III/c: Rp3.026.484 – Rp4.970.592;
Golongan III/d: Rp3.154.464 – Rp5.180.760;
4. Golongan IV:
Golongan IV/a: Rp3.287.844 – Rp5.400.000;
Golongan IV/b: Rp3.426.948 – Rp5.628.420;
Golongan IV/c: Rp3.571.884 – Rp5.866.452;
Golongan IV/d: Rp3.722.976 – Rp6.114.636;
Golongan IV/e: Rp3.880.548 – Rp6.373.296.
Terlepas dari jumlah besaran angkanya, sebenarnya semua PNS di Indonesia memang akan menerima gaji pokok yang cenderung sama.
Namun untuk tunjangan kinerjanya, tiap instansi di Indonesia memiliki jumlah besaran yang berbeda-beda.
Sedangkan untuk tunjangan di Kemenkeu, instansi ini merupakan salah satu dari pemegang tunjangan terbesar di Indonesia.
Begitu pula dengan pegawai ASN di Dirjen Bea dan Cukai.
Karena tunjangan tertinggi yang akan diperoleh pegawai di Dirjen Bea dan Cukai ini hampir mencapai Rp 50 juta tiap bulannya. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi