Gajinya Tak Masuk Kantong Pribadi, Ternyata Besaran Tukin Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto Bisa Sampai Rp43 Juta Lho!

inNalar.com – Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto memperoleh tukin puluhan juta tetapi tidak masuk kantong pribadi.

Prabowo Subianto adalah calon presiden dengan kekayaan dengan nominal hingga Rp 2 triliun.

Kenapa gaji Prabowo tidak masuk ke kantongnya?

Baca Juga: Peroleh Tunjangan Rp50 Juta per Bulan, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Komitmen Sumbangkan Gaji ke Yayasan?

Ternyata gaji maupun tunjangan milik Menteri Pertahanan Indonesia itu disumbangkan ke yayasan-yayasan.

hal tersebut dilakukan oleh Prabowo sebagai bentuk pengabdian kepada Negara dan masyarakat yang disampaikan oleh, Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra Andre Rosiade.

Bahkan Prabowo Subianto memperoleh tunjangan kinerja atau tukin yang sangat fantastis.

Baca Juga: Wow! Segini Tunjangan dan Gaji Menteri Pertahanan Prabowo Subianto Tiap Bulan, Bisa Sampai Rp150 Juta?

Nominal tukin yang dapat diterima oleh seorang menteri pertahanan sebesar 150 persen dari tunjangan kelas.

Diketahui bahwa capres yang berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka tersebut berada pada kelas jabatan 17.

Seorang menteri menurut Peraturan Presiden Nomor 14 tahun 2018 akan mendapatkan 150 persen dari tunjangan jabatan.

Baca Juga: Meski Sepi Peminat, 5 Kelas Jabatan ASN di Kementerian ESDM Ini Terima Tukin Setara Gaji PNS per Bulan

Kelas jabatan 17 memperoleh tunjangan sebesar Rp 29.085.000 dalam satu bulan.

Sehingga jika 150 persen dari angka tersebut akan menghasilkan tukin Rp 43.627.500.

Tunjangan kinerja tersebut bukanlah jumlah keseluruhan penerimaan yang akan diperoleh oleh menteri pertahanan.

Namun, masih banyak tunjangan dan pendapatan lainnya yang diperoleh oleh menteri.

Seperti dana operasional, dana taktis serta terdapat pula tambahan dari dana protokoler.

Dari tambahan tersebut diperkirakan dapat mencapai nominal dari Rp 100 juta sampai dengan Rp 150 juta.

Prabowo Subianto memutuskan gaji tersebut tidak masuk kekantong pribadinya, akan tetapi akan diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan.***

 

Rekomendasi