Habis Rp1,5 Miliar, Kades di Batang Jawa Tengah Bangun Gedung Desa 8 Lantai Pakai Uang Pribadi, Begini Wujudnya Sekarang

inNalar.com – Kisah Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah yang  viral membangun kantor 8 lantai dengan uang pribadi beberapa waktu lalu patut menjadi sorotan.

Jika infrastruktur biasanya dibangun memakai dana pemerintah, maka berbeda dengan apa yang dilakukan oleh Haji Muhammad Untung, Kepala Desa Sembung, Kecamatan Banyuputih, Batang, Jawa Tengah.

Nama Kades Untung patut diacungi jempol karena kantor desanya kini bakal menjadi kantor desa termegah di Indonesia.

Baca Juga: Rp52 Triliun Dibagi Tiga Bagian, Inilah Nominal Jatah Para Pensiunan PNS Terkait Kenaikan Gaji Pada Tahun 2024 Mendatang

Bagaimana tidak, gedung desa setinggi 35 meter dengan 8 lantai yang sedang ia bangun kini telah berdiri megah dan akan dilengkapi dengan lift.

Dihubungi inNalar.com pada Rabu, (22/11/2023), Untung mengatakan bahwa proyeknya saat ini telah berjalan 70 persen dan tak lama lagi akan segera selesai.

Pembangunan kantor Desa 8 lantai tersebut saat ini tengah dalam proses pengerjaan lift.

Baca Juga: Dengan Skema Single Salary, PNS Asal Daerah Tertinggal Bisa Auto Kebagian Gaji Bulanan Rp6,6 Juta Asalkan…

“Sudah 70 persen dan masih mulai pembenahan lift. Saat ini lift sudah bisa digunakan, tapi masih dipakai untuk mengangkut material proyek,” kata Untung kepada inNalar.

Proyek gedung desa tersebut ditaksir menghabiskan biaya hingga Rp1,5 miliar.

Menariknya, gedung tersebut dibangun menggunakan uang pribadi sang Kepala Desa.

Baca Juga: Mau Jadi Penyuluh Kehutanan? Intip Dulu Gaji dan Tunjangan PNS Kementerian LHK yang Bakal Didapat, Apa Saja Ya?

Tanpa mengandalkan Dana Desa (DD), seperempat ongkos pembiayaan pembangunan gedung tersebut Untung dapatkan dari Corporate Social Responsibility (CSR) sejumlah industri yang berada di desa Sembung.

Untung juga menerangkan, gedung tersebut nantinya akan digunakan oleh seluruh lembaga desa.

Kepala Desa berusia 64 tahun itu mengungkapkan bahwa motivasi utama untuk menggagas pembangunan tersebut adalah supaya setiap lembaga desa memiliki kantor, sehingga bisa bekerja optimal.

Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Bumdes, hingga Karang Taruna Desa Sembung nantinya akan berkantor di sana.

“Nanti di lantai atas akan dipakai buat museum dan perpustakaan, yang bawah dipakai buat pelayanan,” ujar untung.

Proyek tersebut diketahui telah dikerjakan sejak Juni 2022 lalu dan ditargetkan 2 tahun selesai.

Gedung Desa tersebut nantinya akan beranama Sembung Tower. 

Untung menambahkan, pembangunan gedung tersebut diperkirakan akan rampung tahun dan akan diresmikan pada 17 Agustus 2024, bertepatan dengan HUT RI ke-79.***

Rekomendasi