
inNalar.com – Nasib pabrik rokok kretek terbesar di Blitar, Jawa Timur ini berujung mengenaskan, setelah sempat berjaya 73 tahun lalu.
PT Bokor Mas adalah produsen rokok kretek terkemuka di Indonesia yang berdiri pada tahun 1960. Ia Bersama entitas afliasinya PT Pura Perkasa Jaya dan PT Universal Strategic Alliance resmi dinyatakan bangkrut.
Pabrik rokok kretek di Blitar ini tak kuasa menghadapi beban hutang yang sangat jumbo.
Padahal jika melihat sejarah, PT Bokor Mas merupakan pemain penting di segmen rokok kelas menengah ke Bawah di seluruh Indonesia.
Kebangkrutan perusahaan rokok sigaret kretek tangan itu tertuang dalam keputusan Mahkamah Agung Nomor 609 K/Pdt.Sus-Pailit/2023.
Terlihat dalam dokumen 609 K/Pdt.Sus-Pailit/2023, PT Bokor Mas mengalami kemerosotan finansial dan daya beli pada masa COVID-19.
Lebih lanjut, pabrik rokok terbesar di Blitar ini menghadapi beban hutang senilai Rp800 miliar.
Kondisi tersebut menyebabkan lebih dari 1.500 karyawan di phk. Beberapa eks karyawan juga mengaku belum mendapatkan uang pesangon dari PT Bokor Mas.
Melansir dari laman resminya, PT Bokor Mas didirikan pada tahun 1960, dengan operasi awalnya berada di Mojokerto, Jawa Timur.
Perusahaan rokok kretek ini didirikan oleh lima bersaudara, yaitu Rahmat Soebakti, Sahru Tomo, Soegiarno, Poespo Raharjo, dan Hendro Soeharto.
Nama “Bokormas” sendiri bermakna simbolis mendalam dalam Bahasa Jawa yakni “Mangkuk Emas Besar”. Kemudian dalam tradisi kuno Jawa ini melambangkan kemakmuran dan kelimpahan.
Makna historis perusahaan rokok kretek ini kontras dengan kondisinya yang menyedihkan akibat terlilit utang di tahun 2023.
Meski begitu, PT Bokor Mas sempat berada di puncak kejayaan pada tahun 1990-an, tepat saat dipegang oleh pendiri aslinya.
Kala itu mereka sukses melakukan ekspansi ke seluruh penjuru Indonesia dan beberapa orang tua umur 70 an sekarang mengenal betul produk PT Bokor Mas di masa lalu.
Tetapi, cerita kejayaan pabrik rokok kretek terbesar di Blitar itu kini tinggal kenangan. Diketahui, PT Bokor Mas memiliki tiga pabrik.
Pabrik pertama di Mojokerto berlokasi di Jl. Pahlawan 29, dengan luas 50.649 m2 dan area bangunan seluas 28.943 m2.
Di Mojokerto, PT Bokor Mas memiliki 1.100 pekerja yang rata-rata adalah perempuan.
Kemudian, di Blitar terdapat dua pabrik yang terletak di JL. Mastrip dan luasnya relative lebh kecil sekiat 8.544 m2 dan area bangunan seluas 5.269 m1.
Itulah informasi terkait pabrik rokok kretek terbesar di Blitar yang mengalami kebangkrutan akibat terlilit hutang jumbo.