

inNalar.com – PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB) selaku pengelola Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi memperoleh fasilitas kredit sindikasi dengan nilai fantastis.
Kredit sindikasi yang diperoleh anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) tersebut senilai Rp7,39 triliun.
Suntikan dana itu didapatkan dari sejumlah Bank Himbara, Bank Daerah, dan Lembaga Pembiayaan Infrastruktur dengan tenor 15 tahun.
Baca Juga: Lowongan PLD Kemendesa 2023 Dibuka! Intip Jadwal Rekrutmen dan Cara Daftarnya Agar Tidak Ketinggalan
Pinjaman tersebut akan digunakan untuk pembangunan Tahap I Segmen Gending-Besuki yang memiliki panjang 49,68 km.
Pengerjaan Tahap I tersebut akan terbagi dalam tiga paket.
Paket 1 adalah ruas Gending-Kraksaan sepanjang 12,88 km.
Paket 2 adalah ruas Kraksaan-Paiton dengan panjang 11,20 km.
Sedangkan Paket 3 adalah ruas Paiton-Besuki sepanjang 25,60 km.
Dikutip dari laman resmi Jasa Marga, perjanjian kredit sindikasi tersebut ditandatangani di Jakarta pada Selasa, 21 November 2023 kemarin.
Baca Juga: PNS Kini Bisa 6 Kali Naik Pangkat! BKN Rilis Layanan dan Aturan Baru, Berlaku 2024?
Penandatangan dilakukan oleh Direktur Utama PT JPB, Adi Prasetyanto dengan para kreditur sindikasi dari 6 Perbankan yaitu BNI, BCA dan Bank Mandiri yang bertindak sebagai Joint Mandated Lead Arrangers & Bookrunners (JMLAB).
Serta anggota sindikasi dari daerah yakni Bank Jatim, BPD Bali, BPD Papua serta PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero).
Sebagai informasi, proyek pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi nantinya akan terbagi atas 7 Seksi, antara lain:
Seksi 1 Probolinggo-Kraksaan (12,88 Km),
Seksi 2 Kraksaan-Paiton (11,2 Km), Seksi 3 Paiton-Besuki (25,6 Km),
Seksi 4 Besuki-Situbondo (42,3 Km),
Seksi 5 Situbondo-Asembagus (16,76 Km), Seksi 6 Asembagus-Bajulmati (37,45 Km),
Seksi 7 Bajulmati-Ketapang (29,21 Km).
Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola oleh PT JPB dan sebagian besar sahamnya dimiliki Jasa Marga sebesar 94,93%.
Sedangkan sisanya dipunyai oleh PT Brantas Abipraya (Persero) sebesar 5,00% dan PT Waskita Toll Road sebesar 0,07%.
Saat ini, proyek tersebut masih di tahap pembebasan lahan untuk Seksi 1 yang baru mencapai 24,88%.
Ruas yang nantinya akan terhubung dengan Jaringan Tol Trans Jawa.
Sehingga, Pulau Jawa benar-benar akan sepenuhnya terkoneksi dengan jalan tol dari ujung timur ke ujung barat.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi