Nilai Investasi Rp21,07 Triliun, Proyek Tol Probolinggo-Banyuwangi di Desa Binor Melewati Kawasan PLTU Paiton dan Pantai Bohay

inNalar.com – Progres proyek infrastruktur Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi (Probowangi) terus mengalami perkembangan.

Tol yang akan menjadi penghubung sebagian kawasan Tapal Kuda Jawa Timur itu saat ini telah masuk tahap awal pengerjaan fisik.

Salah satu ruas yang cukup menarik di jalur Tol Probowangi adalah di Segmen Gending s.d Besuki.

Baca Juga: Selamat, Pensiunan PNS Bakal Dapatkan Rapelan Gaji Bulan Oktober Hingga Desember Tahun 2023

Pada ruas tersebut, jalan tol akan dibangun melintasi Kawasan PLUT Paiton di Desa Binor, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo.

Dilansir inNalar.com dari YouTube Mafi Editing, Jalan Tol Probowangi tepatnya di Desa Binor, akan melintasi lereng perbukitan di selatan PLTU Paiton.

Saat melintasi titik tertinggi, pengguna jalan tol tersebut nantinya akan disuguhkan pemandangan menawan alam Desa Binor.

Baca Juga: Jadi Pemberantas Pencucian Uang, Segini Gaji dan Tunjangan PNS Wakil Kepala PPATK, Sebanding dengan Beban Kerja?

Jika menoleh ke utara atau ke arah Laut Jawa, maka akan terlihat kompleks kawasan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) terbesar yang menawan.

Selain itu, akan terlihat pula salah satu kawasan wisata Desa Binor yakni Pantai Bohay yang terletak tepat di sisi barat PLTU Paiton.

Pantai Bohay adalah pantai pasir putih di Desa Binor yang menyuguhkan pemandangan indah.

Baca Juga: Forum Humas BUMN Resmi Memilih Ketua Umum Hendy Bernadi, Corsec BRI

Pasalnya, di sana adalah tempat yang cocok untuk menikmati pemandangan laut yang segar yang berpadu dengan megahnya kawasan PLTU Paiton.

Daerah tersebut kemungkinan akan merasakan dampak pembangunan Jalan Tol Probowangi yang diharapkan bisa mendongkrak potensi ekonomi dan wisata di wilayah yang dilintasi.

Berdasarkan data di laman kpbu.kemenkeu.go.id, proyek Jalan Tol Probowangi ditaksir memiliki nilai investasi mencapai Rp21,07 triliun.

Jalur Gending s.d Besuki saat ini sedang dikerjakan secara bertahap dan telah dimulai proses pembangunan di beberapa titik.

Ruas Gending-Besuki sendiri memiliki panjang 49,68 km dari total 175,04 km Tol Probowangi.

Proyek ini dikerjakan oleh PT Jasamarga Probolinggo Banyuwangi (JPB), yang tak lain anak perusahaan PT Jasa Marga (Persero) Tbk.

Rencananya, ruas ini diharapkan bisa selesai di tahun 2025 mendatang.

Sebagai informasi, pembangunan Jalan Tol Probolinggo-Banyuwangi nantinya akan terbagi atas 7 Seksi, antara lain:

Seksi 1 Probolinggo-Kraksaan (12,88 Km),

Seksi 2 Kraksaan-Paiton (11,2 Km), 

Seksi 3 Paiton-Besuki (25,6 Km),

Seksi 4 Besuki-Situbondo (42,3 Km),

Seksi 5 Situbondo-Asembagus (16,76 Km),

Seksi 6 Asembagus-Bajulmati (37,45 Km)

Seksi 7 Bajulmati-Ketapang (29,21 Km).

Jalan tol ini adalah salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dikelola oleh PT JPB dengan sebagian besar sahamnya dimiliki Jasa Marga sebesar 94,93%.

Sedangkan, sisanya dimiliki oleh PT Brantas Abipraya (Persero) sebesar 5,00% dan PT Waskita Toll Road sebesar 0,07%. 

Ruas tol ini nantinya akan terhubung dengan jaringan Tol Trans Jawa dan diharapkan dapat semakin menunjang konektivitas sosial dan ekonomi di Pulau Jawa.***

 

Rekomendasi