Gencatan Senjatan Antara Israel dan Hamas Akan Dimulai, 200 Truk Bantuan Siap Menuju Gaza Setiap Hari

inNalar.com – Gencatan sejata antara Israel dan Hamas akan dimulai pada pukul 7 pagi aktu setempat.

Hal tersebut akan melibatkan gencatan senjata komprehensif di Gaza Utara dan Selatan.

Gencatan senjata antara Israel dengan Hamas akan diikuti dengan pembebasan lebih dari 200 sandera yang di sandera oleh Hamas dan Israel selama serangan.

Baca Juga: Kocak! Momen Bendahara Larang Temannya Masuk Kelas Jika Belum Bayar Uang Kas

Kelompok pertama yang terdiri dari 13 sandera diperkirakan akan dibebaskan dari penjara Israel pada pukul 16.00 waktu setempat pada Sabtu, 25 November 2023.

Kelompok pertama yang akan dibebaskan tersebut meliputi perempuan dan anak-anak.

Jika terdapat sekelompok sandera dari keluarga yang sama, mereka akan dibebaskan bersama-sama pada gelombang pertama ini.

Baca Juga: Gak Main-main! Tunjangan Kinerja Jenderal Agus Subiyanto Setelah Jadi Panglima TNI Semakin Melejit, Capai Rp43,6 Juta per Bulan?

Pada saat pembebasan sandera itu, bantuan tambahan juga akan mengalir ke Gaza.

Mesir mengatakan bahwa 130.000 liter solar dan 4 truk gas akan dikirim setiap hari ke Gaza.

Selain itu, akan ada 200 truk bantuan memasuki Gaza setiap harinya.

Baca Juga: KPK Minta Maaf, Firli Bahuri Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pemerasan SYL, Tapi Kok Belum Ditahan?

Sebelumnya, diketahui bahwa Hamas dan Israel telah menyepakati adanya gencatan senjata selama 4 hari.

Mediator di Qatar telah membantu menengahi kesepakatan tersebut.

Mereka juga berharap bahwa gencatan senjata ini akan memberikan peluang untuk memulai upaya yang lebih luas untuk mencapai gencatan senjatan permanen.

Hamas mengonfirmasi melalui saluran Telegramnya bahwa semua permusuhan dari pasukannya akan berhenti, dikutip dari RTL Today News.

Sementara itu, militer Israel menyebut jika pasukannya akan selalu berada di belakang garis gencatan senjata di Gaza tanpa memberi rincian atau info khusus mengenai posisinya.

Meskipun begitu, menjelang gencatan senjata dimulai, pertempuran terus berlanjut dengan intensitas yang lebih besar dari biasanya.

Jet Israel telah menyerang lebih dari 300 sasaran dan tentara terlibat dalam pertempuran sengit di sekitar kamp pengungsi Jabalia di Utara Kota Gaza. ***

 

Rekomendasi