

InNalar.com – Saat ini tengah terjadi masalah di KPK, sebab ketuanya sendiri yaitu Firli Bahuri tengah jadi tersangka.
Dirinya yang jadi ketua lembaga korupsi ini jadi tersangka pemerasan dan gratifikasi pada mantan menteri pertanian Syahrul Yasin Limpo.
Padahal, sebenarnya gaji dan tunjangan yang diperolehnya saat duduk di kursi pimpinan lembaga independen ini jumlahnya sudah mencapai ratusan juta rupiah.
Tentu ini memang jadi bukti jika keserakahan manusia tidak ada batasnya.
Adapun dirinya ini dijadikan tersangka yaitu berhubungan dengan Syahrul Yasin Limpo Menteri Pertanian yang diduga melakukan tindakan korupsi.
Saat ini diketahui Firli Bahuri telah dihentikan dari jabatan serta wewenangnya yang jadi pimpinan KPK.
Karena dihentikan tersebut, maka kursi pimpinan tersebut untuk sementara digantikan oleh wakilnya yang adalah Nawawi Pomolango.
Perlu diketahui, lembaga independen untuk memberantas korupsi ini sebenarnya merupakan lembaga yang vital di Indonesia.
Pasalnya, selain dari 1 kursi ketua, terdapat 4 orang yang jadi wakilnya dengan tugas membantu kepala pimpinan KPK dalam menjalankan tugasnya.
Maka pantaslah jika lembaga vital ini diberi gaji dan tunjangan yang cukup tinggi, terutama bagi orang yang duduk di kursi pemimpin.
Adapun untuk penghasilan yang diperoleh Firli Bahuri sebagai ketua KPK, gaji yang dikantonginya yaitu sebesar Rp 5.040.000.
Besaran gaji pokok di atas ini ada di PP No 82 tahun 2015.
Perlu diingat, jumlah besaran itu hanya menyebutkan tentang gaji yang akan dikantongi pimpinan lembaga korupsi di Indonesia.
Sebab, tunjangan yang akan diperoleh bagi ketua KPK ini sebenarnya macamnya cukup banyak, dengan besaran yang berbeda-beda.
Disebut macamnya cukup banyak, pasalnya Terdapat tunjangan jabatan yang jumlahnya mencapai Rp 24.818.000, dengan tunjangan kehormatannya sebesar Rp 2.396.000.
Ditambah ada pula tunjangan perumahan sebesar Rp 37.750.000, plus tunjangan transportasi yang mencapai Rp 29.546.000,.
Belum berhenti disitu, masih ada pula tunjangan asuransi kesehatan dan jiwa Rp 16.325.000, dengan ditambah tunjangan hari tua sebesar Rp 8.063.500.
Tentu banyak bukan? Macam-macam tunjangan yang diperoleh Firli Bahuri selama dirinya duduk di kursi ketua KPK.
Jika semua tunjangan dan gaji di atas dijumlahkan, maka total keseluruhan pendapatan Firli Bahuri yaitu sebanyak Rp 123.938.500.
Meski telah menerima gaji dan tunjangan sebanyak itu, namun sayangnya Firli Bahuri justru jadi tersangka dari pemerasan dan gratifikasi pada kasus korupsi menteri pertanian. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi