Jenazah Terlantar Pasca Israel Bombardir Wisma dan RS Indonesia di Gaza Utara, Kini Ditinggalkan?

inNalar.com – Serbuan darat dan udara meluluh lantahkan Wisma Rakyat Indonesia dan RS Indonesia di Bayt Lahiya, Gaza Utara.

Kondisi terkini pasca serangan Israel di Gaza, sebagaimana diunggah ulang oleh akun Twitter (X) @mercindonesia yang bersumber dari Al Jazeera, nampak jenazah masih terlantar di beberapa sudut ruangan yang kini nampak hancur.

Selain nampak depan RS Indonesia di Gaza yang hancur lebur, menyedihkannya posisi jenazah ada yang masih berada di atas tempat tidur rumah sakit di bagian luar ruangan.

Baca Juga: Hancur Lebur! Begini Kondisi RS Indonesia di Gaza Utara Pasca Diserang Israel, Ditembaki Secara Langsung?

Sebagian jenazah lainnya juga nampak masih berada di satu ruangan dengan posisi tidak beraturan, tetapi masih berada dalam kondisi tertutup kain.

Ada pula sekumpulan jenazah nampak dikumpulkan dalam satu ruangan dalam RS Indonesia dengan kondisi berdempetan dan berjejer.

Beberapa jam sebelum gencatan senjata mulai berlaku, zionis melakukan serangan membabi buta melalui darat dan udara.

Baca Juga: Anggaran 2024 Rilis, Segini Standar Gaji Honorer Petugas Kebersihan di Indonesia, Ada yang Tembus Rp5,1 Juta

Target sasaran utama serang Israel pada Kamis malam, 23 November 2023 utamanya adalah Wisma Rakyat Indonesia dan RS Indonesia di Bayt Lehiya, Gaza Utara.

Melansir dari laman Sky News Arabia, Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan Gaza membenarkan adanya serangan militer Israel yang menyebabkan satu korban tewas yang diketahui adalah seorang wanita.

Selain itu ada pula tiga orang lainnya tercatat dalam kondisi luka-luka dan tiga orang lainnya ditangkap pihak zionis.

Baca Juga: Tiga Bulan Panen Rp26 Juta! Tunjangan Kinerja Fisioterapis dan Nutrisionis Kemenkes Paling Rendah Berapa?

Sebagaimana diketahui bahwa kesepakatan gencatan senjata antara Israel – Hamas dimulai pada Jumat, 24 November 2023 selama empat hari.

Saat menjelang masa hening peperangan tersebut, militer zionis meningkatkan intensitas serangan ke Gaza.

Wilayah yang menjadi sasaran mulai dari Kamp Jabaliyah di bagian Utara, Nusseirat di belahan wilayah tengah, dan Khan Yunis, serta Rafah di bagian selatan.

Sejumlah rumah sakit di Gaza pun turut menjadi target utama militer Israel, termasuk RS Indonesia.

Diketahui area sekitar Rumah Sakit Indonesia dan bagian depan, serta pembangkit listriknya lumpuh dan hancur lebur akibat serangan udara zionis.

Bombardir Israel ke arah generator listrik RS Indonesia itulah yang menyebabkan listrik mati total di seluruh sudut ruangan.

Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi merespon kejadian tersebut dan mengungkap bahwa serangan Israel terhadap Rumah Sakit Indonesia adalah bentuk pelanggaran hukum internasional kemanusiaan yang nyata.

Pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia mengonfirmasi pula bahwa pihaknya hilang kontak dengan tiga WNI yang merupakan bagian dari relawan RS Indonesia di Gaza.***

 

Rekomendasi