
inNalar.com – Sebuah penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktivitas interaksi sosial seperti sering main bersama teman dapat meningkatkan fungsi otak.
Kabar baiknya lagi, berinteraksi dengan sesamanya juga disebut mampu menurunkan risiko demensia.
Temuan ini dipublikasikan dalam Journal of Gerontology: Psychological Sciences dan menyoroti pentingnya interaksi sosial bagi kesehatan kognitif.
Baca Juga: Canggih! China Luncurkan Drone Mini Ukuran Nyamuk untuk Misi Militer Rahasia
Peneliti menemukan bahwa orang yang aktif secara sosial—seperti sering berkumpul dengan teman, menjadi sukarelawan, atau mengikuti kelas bersama—memiliki integritas otak yang lebih baik dibandingkan mereka yang jarang bersosialisasi.
Selain itu, risiko mengalami gangguan otak seperti demensia juga cenderung lebih rendah.
Menurut artikel dari Bugar Medis, kegiatan seperti berdiskusi, menghadiri acara, atau bergabung dalam komunitas bisa merangsang otak, memperkuat kemampuan berpikir kritis, serta membantu memperbaiki suasana hati.
Aktivitas-aktivitas ini juga diyakini mampu menjaga kesehatan mental dan memperpanjang fungsi otak hingga usia lanjut.
Studi terkait manfaat interaksi sosial ini menjadi pengingat penting bahwa menjaga kesehatan otak tidak hanya dilakukan melalui olahraga atau makanan sehat, tapi juga melalui hubungan sosial yang berkualitas.
Sering menghabiskan waktu bersama teman, terlibat dalam kegiatan kelompok, dan berbicara langsung tatap muka terbukti memberi dampak positif yang nyata dalam menyelesaikan masalah stress terhadap diri.
Baca Juga: Kena Tipu Miliaran, Dr. Zakir Naik Gagal Safari Ceramah di Indonesia
Saat ini pun, kita melihat meningkatnya isolasi sosial di era digital, dan para ahli mengimbau masyarakat untuk lebih aktif bersosialisasi secara langsung demi menjaga fungsi kognitif jangka panjang.***(Ahmad Nuryogi Ardiansyah)