Israel dan Hamas Sepakati Untuk Memperpanjang Gencatan Senjata Selama Dua Hari Lagi, Membebaskan Lebih Banyak Sandera dan Tahanan

 

inNalar.com – Israel dan Hamas sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata mereka selama dua hari lain.

Kesepakatan Israel dan Hamas mengenai perpanjangan gencatan senjata selama dua hari lagi tersebut pada Senin, 27 November 2023.

Pengumuman kesepakatan Israel dan Hamas mengenai peranjangan gencatan senjata dibuat oleh juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar.

Baca Juga: Viral Momen Seorang Polwan yang Tugas Piket Malam Bersama Anaknya yang Juga Menjadi Polisi, Malah Bikin Warganet Curiga?

Pihak Israel mengatakan akan memperpanjang gencatan senjata satu hari untuk setiap 10 sandera tamaban yang dibebaskan.

Setelah adanya pengumuman dari Qatar, bersama dengan Amerika Serikat dan Mesir, Hamas mengonfirmasi bahwa mereka telah menyetujui perpanjangan waktu dua hari.

Meskipun begitu, Israel mengatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk menghancurkan kemampuan militer Hamas.

Baca Juga: Pemilu Makin Lancar, Capres dan Cawapres Tak Perlu Mengundurkan Diri Dari Jabatannya dan Boleh Kampanye Sepuasnya Asalkan…

Tak hanya itu, Israel juga berambisi untuk mengakhiri kekuasaan Hamas selama 16 tahun di Gaza.

Hal ini kemungkinan besar berarti Israel akan memperluas serangan darat dari Gaza Utara yang hancur ke Selatan.

Diketahui bahwa Gaza Selatan merupakan tempat ratusan ribu warga Palestina berdesakan di tempat penampungan PBB.

Baca Juga: Momen Seorang Remaja Berusia 17 Tahun Mendampingi Istrinya yang Melahirkan, Warganet: Awal Kehidupan akan Dimulai!

Kondisi yang mengerikan ini masih terus berlanjut meskipun ada peningkatan pengiriman bantuan berdasarkan gencatan senjata.

Israel pun akan melanjutkan operasinya dengan kekuatan penuh segera setelah perjanjian saat ini berakhir.

Hal tersebut akan benar-benar terjadi jika Hamas tidak menyetujui pembebasan sandera lebih lanjut.

Sejauh ini, terdapat 58 sandera yang telah dibebaskan selama gencatan senjata saat ini termasuk 39 warga Israel.

Sebelum gecatan senjata, terdapat 4 sandera dibebaskan, satu lagi berhasil diselamatkan dan dua orang ditemukan tewas di Gaza.

Hamas dan militan lainnya masih bisa menyandera hingga 175 orang, jumlah yang cukup untuk memperpanjang gencatan senjata selama dua setengah minggu.***

 

Rekomendasi