Harusnya Juara, Seorang Anak di Sleman Ikuti Lomba Renang dan Terdzolimi oleh Hasil Keputusan Panitia

 

inNalar.com – Beredar sebuah video di media sosial seorang anak mengikuti lomba renang Popkab Sleman DIY.

Seharunya, anak tersebut mendapat juara 2 dalam lomba renak Popkab Sleman DIY.

Namun, sayangnya keputusan panitia tidak sesuai dengan kenyataan dan anak tersebut tidak mendapat medali apa-apa.

Baca Juga: Selain Gaji Pokok, PNS Arsiparis Perpusnas RI Lulusan S1/D4 Bisa Dapat Tunjangan Rp1,3 Juta Asalkan Perhatikan 3 Hal Ini

Video pengakuan seorang anak yang terdzolimi oleh keputusan panitia lomba renang Popkab Sleman DIY itu diunggah oleh akun instagram @undercover.id.

Diketahui anak tersebut bernama Egi dan baru saja mengikuti lomba renang Popkab Sleman DIY.

Pada saat perlombaan, Egi berhasil menjadi yang tercepat kedua di nomor 100 meter gaya bebas.

Baca Juga: Bertugas Selamatkan Naskah Kuno, PNS Arsiparis Perpusnas Lulusan D3 Bisa Keguyur Tunjangan Rp700.000 Setiap Bulan Jika…

Banyak orang disana menyaksikan dan mendokumentasikan perlombaan yang diikuti Egi.

Namun, pada saat pengumuman hasil lomba, Egi tidak mendapatkan medali apa-apa.

Pihak Egi sempat mengajukan protes dan menunjukkan video hasil rekaman sebagai bukti.

Baca Juga: Cukup Jadi Lulusan SMA, Inilah Gaji PNS Sipir Penjara Kemenkumham di Semua Pendidikan, Cuma Terima Rp2 Juta?

Namun, panitia enggan menerima masukan dan tetap berdiri pada keputusannya.

Jadi, yang menjadi pemenang adalah nomor 1, nomor 4, dan nomor 3.

Pada akhirnya, Egi pulang dengan tangan kosong untuk perlombaan 100 meterdan sangat kecewa terhadap keputusan panitia.

Diketahui bahwa untuk mengikuti lomba Popkab Sleman DIY ini Egi telah berlatih kurang lebih selama satu bulan.

Meskipun begitu, Egi masih mendapat medali dari perlombaan nomor 50 meter.

Egi berhasil menjadi yang tercepat ketiga pada perlombaan di nomor 50 meter dan berhak atas medali perunggu.***

 

Rekomendasi