

inNalar.com – KPU telah membocorkan sejumlah tema debat capres yang bakal diangkat dalam lima kali gelaran terhitung sejak Desember 2023 hingga Februari 2024.
Tema debat capres pertemuan kedua bakal jadi andalan sekaligus ajang reunian bagi salah satu calon presiden, yakni Prabowo Subianto ini ada pada gelaran diskusi terbuka pertemuan kedua pada Jumat, 22 Desember 2023.
Pasalnya, debat capres pertemuan kedua yang digelar pada hari Jumat, 22 Desember 2023 akan membahas tentang pertahanan, keamanan, geopolitik dan hubungan internasional.
Sebagai informasi terlebih dahulu, bahwa KPU telah merilis sejumlah tema yang akan dibahas dalam debat capres pada 12 dan 22 Desember 2023 melalui situs resminya.
Pada diskusi capres – cawapres pada pertemuan perdana, tepatnya pada 22 Desember 2023, tema yang akan diangkat berkaitan seputar persoalan hukum, HAM, dan pemerintahan.
Lebih lanjut, akan dibahas pula mengenai upaya pemberantasan korupsi dan penguatan demokrasi.
Pada tema bahasan diskusi yang berkaitan dengan pertahanan keamanan ini bakal jadi momen kilas balik Prabowo Subianto saat dirinya turut menjadi peserta debat capres pada Pilpres 2019 silam.
Kala itu, calon presiden yang bakal berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka ini sempat mengungkapkan keprihatinannya terhadap lemahnya pertahanan RI.
Dahulu Prabowo mengungkap bahwa pertahanan dan kemanan RI lemah dikarenakan masih minimnya dana yang dianggarkan untuk pertahanan negara.
Pertanyaan yang dinanti publik tentunya adalah, apakah Prabowo masih mengungkapkan hal yang sama usai dirinya menjabat sebagai Menteri Pertahanan?
Tentunya jawaban atas pertanyaan tersebut baru akan terungkap setelah dirinya mengungkapkan gagasan terbarunya mengenai kondisi pertahanan dan keamanan negara.
Lalu, bagaimana perkembangan anggaran tahunan untuk Kementerian pertahanan sendiri sejak 2019 hingga 2024?
Baca Juga: Imigran Rohingya Makin Melonjak! Begini Tanggapan Mentereng Prabowo Subianto, Kasihan Rakyat Aceh!
Mari kulik perkembangan perhatian Pemerintah RI terhadap agenda pertahanan negara melalui besaran anggaran yang dikucurkan kepada Kementerian Pertahanan setiap tahunnya.
Dalam 5 tahun terakhir, memang alokasi anggaran Kementerian Pertahanan di tahun 2019 paling rendah dibanding tahun selanjutnya.
Meski tren alokasi APBN 2020 – 2024 masih terbilang naik turun, tetapi setidaknya pada RAPBN 2024 ini Kemenhan dapat porsi anggaran terbesar kedua di antara kementerian dan lembaga lainnya.
Alokasi anggaran dalam RAPBN 2024 untuk Kementerian Pertahanan sendiri diketahui nominalnya menyentuh angka Rp135,44 triliun.
Meski nominal tersebut tidak setinggi di tahun 2022 dan anggaran tersebut pun terbilang menurun Rp8,82 triliun dari tahun 2023.
Namun terlihat adanya perkembangan tren positif terkait sorotan Pemerintah terhadap agenda pertahanan negara.***