

inNalar.com – Setelah kedatangan pengungsi Rohingya di Aceh dan Sabang beberapa waktu lalu, para imigran tersebut kembali mendarat di tanah air.
Hari ini, tanggal 10 Desember pengungsi Rohingya kembali mendarat di Pidie Aceh pada waktu subuh.
Kabar mendaratnya pengungsi Rohingya ini diunggah oleh akun Instagram @info.updaetee.
Baca Juga: Khusus Lulusan SMA, Gaji Petugas Imigrasi di Kemenkumham Ini Awalnya Cuma Rp2 Juta, Tapi 2024 Jadi…
Dalam video tersebut terlihat ratusan imigran gelap duduk di tepi pantai setelah mendarat.
Ada pula para aparat TNI yang berada di sana untuk mengecek kedatangan pengungsi di Pantai Muara Tiga, Pidie Jaya.
Diperkirakan jumlah pengungsi Rohingya yang hari ini mendarat di Pantai Muara Tiga sekitar 200 jiwa.
Baca Juga: Capai Rp4,2 Juta Per Bulan, Gaji PPPK Lulusan D3 Bakal Naik 8 Persen Tahun Depan
Kedatangan pengungsi rohingya kesekian kalinya ini tentunya membuat warga Indoesia resah dan geram.
Pasalnya pengungsi rohingya ini menimbulkan berbagai polemik dan kontroversi semenjak kedatangannya yang pertama tahun ini pada bulan November lalu.
Hal tersebut dikarenakan para pengungsi ini tidak berbuat semena-mena mulai dari protes karena makanan yang kurang hingga membuang makanan yang diberikan oleh masyarakat setempat.
Ada pula para pengungsi rohingya yang berbuat kriminal hingga kabur dari tempat penampungan.
Gelombang kedatangannya kali pada tahun 2023 ini disebut-sebut paling besar jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Banyak warganet yang meninggalkan komentar pedas pada video postingan Instagram @info.updatee yang mengabarkan kedatangan pengungsi Rohingya.
“Parah loh ini, kenapa diem bae pemerintah ya. TNI maap nih kenapa perbatasan negara bisa dilewati yah?” tulis komentar akun @3v***.
“Jadi khawatir ya, mereka ini ilegal loh, gak ada pasport, ngeri sih kalau ketambahan terus.” tulis akun @frs***** saat berkomentar. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi