

inNalar.com – Viral beredar kabar terdapat seorang anak SD di Sukabumi yang diduga menjadi korban perundungan hingga alami patah tulang.
Kabar seorang anak SD di Sukabumi yang diduga dirundung hingga alami patah tulang di unggah oleh akun Instagram @viralsekali.
Seorang anak SD berinisial L tersebut duduk di bangku sekolah dasar swasta yang ada di Sukabumi.
Baca Juga: Suplai Air Baku di 3 Wilayah Jateng, Bendungan Berkapasitas 90 Juta M3 Ini Ditarget Rampung 2024
Diketahui bahwa L diduga mengalami perundungan oleh teman sekolahnya selama sekitar 12 bulan lamanya.
Akibat dari dugaan tindakan perundungan tersebut, korban pun mengalami patah tulang di bagian lengannya.
L didorong dan dihantam oleh pelaku perundungan yang menyebabkan lengannya patah tulang.
Mengalami patah tulang pada bagian lengan, L harus mendapat tindakan operasi.
Mirisnya, dalam kasus perundungan ini terdapat camput tangan dari guru dan orang tua untuk menutupi kasus ini dari publik dan orang tua korban.
Para guru dan orang tua pelaku menyuruh korban untuk menyampaikan skenario palsu mereka ke orang tua L.
Baca Juga: 2024 OTW Langsung Jadi PPPK, Honorer 2 Kategori Ini Bisa Langsung Diangkat Tanpa Syarat Berat
Hingga pada awalnya orang tua korban hanya mengetahui bahwa L jatuh sendiri saat bermain.
7 bulan kemudian, baru terungkap penyebab patahnya tangan korban yang ternyata didorong dan ditindih oleh pelaku.
Akhirnya, orang tua L melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kota Sukabumi pada 16 Oktober 2023 lalu.
Sebelum melapor, kedua pihak telah melakukan pertemuan untuk mediasi.
Namun, jalan mediasi antara pihak pelaku dan korban tidak menemui titik temu.
Akhirnya, pihak orang tua L memutuskan untuk menempuh jalur hukum atas kasus anaknya ini. ***