Baru Berusia 3 Tahun, Pabrik Gula Modern Pertama di NTT Ini Sempat Sumbang Rp10 Miliar ke Negara

inNalar.com – Nusa Tenggara Timur merupakan daerah yang lekat dengan potensi wisata sebagai pendorong perekonomian wilayahnya.

Beberapa tahun belakang, sektor industri mulai banyak yang masuk ke wilayah NTT.

Pada tahun 2018 lalu, pembangunan sebuah pabrik gula modern pertama di NTT akhirnya dibangun.

Baca Juga: Limit Pinjaman Rp20 Juta, Pinjol BRI Ceria Langsung Cair Hanya 10 Menit dan Bebas Admin, Bunganya Berapa?

Baca Juga: 3 Sejarah yang Bisa Diciptakan Indonesia di BWF World Tour Finals 2023, Akhiri Puasa Gelar

Baca Juga: Investasi Rp883 Miliar, Megaproyek SPAM di Bandung Jawa Barat Adopsi Skema Pembiayaan Infrastruktur India Demi Pasok Air ke 4 Daerah Sekaligus

Pabrik tersebut mulai beroperasi dan memproduksi gula kristal putih pada tahun 2021 lalu.

Masyarakat setempat mengenal pabrik ini dengan nama Pabrik Gula Sumba Timur.

Pabrik gula modern pertama di provinsi tersebut diprakarsai oleh PT Muria Sumba Manis.

Baca Juga: Keripik Tempe Sukses Go International dan Raih Kontrak dari Singapura Berkat UMKM EXPO(RT) BRILIANPRENEUR 2023

Baca Juga: Wow, Bisa Punya Rumah DP 0 Persen! BSI Hadirkan Layanan Griya Special ASN Khusus untuk Pegawai Pemerintah, Syaratnya…

Baca Juga: Pantes Belanja Modal Adaro Rp30,99 T, Megaproyek Smelter Aluminium di Bulungan Kalimantan Utara Bakal Punya Kapasitas Jumbo hingga…

Pabrik tersebut memiliki kapasitas sebesar 12.000 TCD dan terintegrasi perkebunan tebu miliki perusahaan.

Pabrik ini juga mempergunakan teknologi kogenerasi listrik yang digunakan sebagai sumber tenaga pada pompa irigasi dengan teknologi sub-drip.

Teknologi tersebutlah yang membedakan pabrik gula ini dengan pabrik lain.

Baca Juga: Strategi Prajogo Pangestu Jadi Orang Terkaya ke-1 di Indonesia, Investasi Saham 2 Bulan di BREN Auto Punya BMW

Baca Juga: Disuntik Investor China Rp90,5 Triliun, Tapi Megaproyek Pabrik Baterai EV di Halmahera Timur Maluku Ini Bikin Antam Harus Lepas 49% Saham, Ada Apa?

Baca Juga: Potret Puncak Kemeriahan Shopee 12.12 Birthday Sale TV Show Bersama JKT48 dan Deretan Artis Ternama Tanah Air

Hal tersebutlah yang memberikan keyakinan bahwa pabrik ini bisa memberikan kontribusinya dalam mendukung pencapaian swasembada gula nasional.

Pencapaian swasembada gula nasional diperkirakan akan mencapai 6,8 juta ton pada tahun 2020.

Kontribusi tersebut benar-benar diberikan oleh Pabrik Gula Sumba Timur dimana pada tahap pertama Pabrik Gula Sumba Timur dapat memproduksi gula kristal putih sebesar 6.000 TCD.

Baca Juga: Berhasil Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik Versi Forbes, Segini Gaji Karyawan Adaro Energy di Semua Jabatan

Baca Juga: Jadwal BWF World Tour Finals 2023: Indonesia Perang Saudara, Anthony Ginting vs Bocil Kematian

Baca Juga: Update Ranking BWF: Anthony Ginting Melorot, Dejan-Gloria Kuasai Tahta Nomor 1

Dilansir inNalar.com dari kemenperin.go.id, untuk tahap kedua, kapasitas produksi mencapai 12.000 TCD.

Hingga satu tahun berlalu, Pabrik Gula Sumba Timur ini berhasil menyumbang penerimaan negara hingga Rp10 Miliar.

Diketahui pada kuartal III 2021, penerimaan negara dari pabrik gula di Kabupaten Sumba Timur mencapai Rp10 miliar.

Baca Juga: Cair hingga Rp100 Juta! Pinjaman BCA Personal Loan Bisa Dipinjam oleh Nasabah Domisili Luar Pulau Jawa, Begini Syaratnya

Baca Juga: Freeport Bisa Didenda Rp7,7 Triliun Gegara Telat Bangun Smelter di Gresik Jawa Timur, Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Terus Dilanjut?

Baca Juga: Cair Rp100 Juta! Begini Syarat dan Cara Ajukan Pinjaman BCA Tanpa Jaminan Pakai BCA Mobile, Cepat dan Gak Ribet

Importasi gula mentah yang dilakukan oleh PT Muria Sumba Manis berkontribusi signifikan terhadap penerimaan bea masuk sebesar Rp10 miliar.***

Rekomendasi