
inNalar.com – Bantuan Subsidi Upah (BSU) tahap pertama sudah cair, dan kini, Kemnaker siap menyalurkan BSU tahap kedua. Jadi, jangan lupa cek BSU Kemnaker dan info terkait untuk mengetahui jika Anda memenuhi syarat sebagai penerima. Gunakan panduan berikut untuk mengetahui persyaratan penerimaan BSU, cara pencairan, dan informasi penting lainnya.
Menurut situs resmi Kemnaker, calon penerima BSU harus Warga Negara Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan. Pasalnya, NIK Anda adalah informasi utama untuk cek BSU Kemnaker, misalnya terkait status penerima serta konfirmasi penerimaan dana.
Calon penerima BSU Kemnaker juga harus terdaftar sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan (kategori Penerima Upah). Jika Anda ingin mendaftar untuk menerima BSU tahap kedua pada bulan Juli, Anda harus memiliki keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 April 2025.
Baca Juga: H-4 BSU BPJS Ketenagakerjaan Cair, Cek Status Anda di Sini untuk Klaim Bantuan Rp 600 Ribu
Kemnaker juga memprioritaskan orang-orang yang belum pernah menerima bantuan serupa sebelumnya. Misalnya, jika Anda pernah menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH), Anda tidak akan menjadi prioritas penerima BSU. Anda juga tidak akan menerima BSU jika upah bulanan melebihi Rp3,5 juta. Selain itu, anggota polisi, militer, dan ASN Indonesia dilarang mendaftar untuk menjadi penerima BSU.
Sesuai informasi terbaru dari Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2025, periode pemberian BSU adalah dua bulan, dengan nominal Rp300 ribu per bulan. Akan tetapi, proses transfernya dilakukan sekaligus sehingga jumlah total yang Anda dapat adalah Rp600.000.
Kemnaker telah mengirimkan BSU ke hampir 3,7 juta penerima untuk tahap pertama, tetapi jika Anda belum mendapatkannya, jangan cemas! Tahap kedua telah dimulai pada bulan Juli tahun ini. Jangan lupa untuk segera cek BSU Kemnaker menggunakan NIK Anda untuk mengetahui apakah Anda berhak menerimanya.
Mencairkan BSU lebih mudah jika Anda punya rekening bank yang termasuk Himbara (Himpunan Bank Milik Negara), yaitu BNI, BRI, Bank Mandiri, dan BTN. Jika Anda sudah terdaftar sebagai calon penerima, Anda tinggal menunggu dana BSU masuk ke rekening tanpa harus mengantre.
Ingat, jika ingin dana BSU langsung masuk ke rekening, Anda harus mendaftarkan rekeningnya dulu ke akun penerima BSU. Caranya bisa lewat website resmi BSU Kemnaker di bsu.kemnaker.go.id. Masukkan rekening bank yang masih berlaku di kolom rekening Himbara profil Anda agar dananya bisa langsung masuk ke sana.
Bagaimana jika Anda tidak punya rekening bank? Solusinya mudah saja: tarik dana Anda lewat Kantor Pos Indonesia melalui aplikasi Pospay. Inilah caranya sesuai dengan langkah yang tercantum di akun Instagram resmi Kemnaker.
Jika Anda sudah punya aplikasi Pospay, cek BSU Kemnaker akan lebih mudah karena Anda bisa menyingkat waktu antre di Kantor Pos. Petugas bisa langsung mengecek status Anda lewat kode QR yang dikeluarkan aplikasi.
Inilah cara mendapatkan aplikasi Pospay serta kode QR untuk menarik dana:
Jika Anda sudah mengikuti semua instruksi serta menyetujui Syarat dan Ketentuan, Anda akan mendapatkan kode QR. Bawalah kode ini ke Kantor Pos untuk menarik dana BSU.
Kantor Pos adalah lokasi resmi penarikan BSU untuk yang tidak memiliki rekening bank Himbara. Ketahui lokasi Kantor Pos pusat atau utama di lokasi Anda dan ikuti langkah-langkah berikut:
Bagaimana jika Anda tidak punya aplikasi Pospay? Tidak masalah! Petugas akan membantu mengecek status Anda lewat NIK. Setelah menyelesaikan semua proses, petugas akan memandu Anda untuk mengunduh aplikasi Pospay. Hal ini untuk memudahkan proses penarikan dana di tahap selanjutnya jika perlu.
Ingin cek BSU Kemnaker dan status pencairannya? Pastikan Anda hanya melalui kanal resmi yang aman. Berikut beberapa pilihannya.
Metode pengecekan termudah dan paling aman adalah lewat situs resmi bsu.kemnaker.go.id. Lakukan dengan langkah-langkah berikut:
Anda akan melihat notifikasi berbeda-beda tergantung status penerimaan. Misalnya, mungkin ada yang menerima notifikasi verifikasi, atau pemberitahuan bahwa Anda belum berhak menerima dana BSU.
Karena Pospay berguna untuk Anda yang mencairkan dana BSU di Kantor Pos, Anda bisa menggunakan aplikasi ini untuk mengecek status penerimaan. Lakukan langkah-langkah berikut untuk mengecek status penerimaan setelah Anda membuat akun di Pospay:
Notifikasi akan muncul sesuai dengan status penerima. Jika Anda terverifikasi dan dinyatakan bisa mengambil dana di Kantor Pos, ikuti instruksi berikutnya untuk proses pengambilan dana. Anda akan diminta mengisi formulir serta memotret KTP yang berlaku.
Baru pertama kali cek BSU Kemnaker secara online? Pastikan Anda familier dengan jenis-jenis notifikasi yang akan muncul untuk menghindari kebingungan atau bahkan upaya penipuan. Akun Instagram resmi Kemnaker menjelaskan beberapa jenis notifikasi dan artinya, yaitu sebagai berikut.
Jika Anda mendapatkan notifikasi “NIK yang Anda masukkan memenuhi kriteria sebagai calon penerima BSU 2025. Silakan cek secara berkala”, ini berarti NIK yang Anda masukkan sudah terverifikasi. Anda sudah terdaftar secara resmi untuk menerima dana BSU dan tinggal menunggu uangnya terkirim.
Notifikasi “Anda telah ditetapkan sebagai penerima BSU pada batch 2, silakan tunggu proses penyaluran melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BTN), Bank Syariah Indonesia, dan PT Pos Indonesia” berarti dana BSU dalam proses transfer ke rekening Anda. Jika tidak ada rekening bank Himbara, notifikasi ini adalah tanda Anda bisa menariknya di Kantor Pos ketika dananya sudah ada.
Nomor batch akan berubah sesuai dengan tahapan pencairan dana BSU. Jika proses pendanaan sudah memasuki tahap ketiga, misalnya, informasi di teks akan berubah menjadi “batch 3.”
Terkadang, Anda mungkin menemukan notifikasi kendala seperti “Anda berhak menerima BSU, namun terdapat kendala pada rekening Anda. Dana BSU akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia.” Tidak perlu cemas! Status sebagai penerima BSU tidak akan berubah, tetapi Anda harus datang ke Kantor Pos untuk mengambil dananya.
Kendala ini bisa berupa rekening yang sudah tidak aktif, kesalahan input, atau masalah teknis pada proses transfer. Setelah mengambil dananya, pastikan Anda mengecek kesesuaian informasi rekening bank di akun BSU Kemnaker.
Jika Anda mendapat notifikasi “Dana BSU sudah tersalurkan ke Bank… (nama bank rekening Anda)”, selamat! Ini tandanya dana BSU telah masuk ke rekening. Pastikan Anda segera mengeceknya untuk memastikan dananya benar-benar masuk. Jika ada penundaan walau ada notifikasinya, Anda bisa segera menghubungi bank.
Akhirnya, jika Anda memang belum memenuhi syarat sebagai penerima BSU, notifikasinya akan berbunyi sebagai berikut: “Mohon maaf, NIK yang Anda masukkan tidak memenuhi persyaratan sebagai penerima Bantuan Subsidi Upah 2025.”
BSU Belum Cair, Apa yang Harus Dilakukan?
Bagaimana jika dana tak kunjung muncul walau Anda sudah mengecek berkali-kali? Kemungkinan terbesar adalah nama Anda memang tidak masuk dalam daftar penerima BSU. Anda juga tidak akan menerima dana jika pernah Program Keluarga Harapan dan bantuan sosial pemerintah lainnya.
Jika Anda sudah terverifikasi, ada beberapa kemungkinan penyebab dananya tak kunjung terkirim. Contohnya adalah rekening bank yang sudah tidak aktif, kualitas jaringan yang kurang baik, hingga penundaan karena adanya masalah teknis.
Untuk mengantisipasi BSU yang tak kunjung cair, cobalah melakukan salah satu atau beberapa solusi berikut ini:
Cek Rekening Bank
Periksa lagi rincian rekening bank yang Anda masukkan saat mendaftarkan diri sebagai penerima BSU. Rekening bank bisa menjadi tidak aktif jika sudah lama terabaikan, apalagi kalau tidak pernah diisi sejumlah batas saldo minimal.
Tunggu Notifikasi Terkait
Seperti yang sudah dibahas di bagian sebelumnya, Kemnaker membuat beberapa format notifikasi berisi pesan tertentu. Banyaknya jumlah penerima BSU bisa memperlambat kemunculan notifikasi. Hal ini karena setiap proses transfer membutuhkan validasi data agar tidak ada kekeliruan.
Agar lebih yakin, lebih baik tunggu hingga notifikasi terkait status Anda muncul. Kehadiran notifikasi membuat status Anda sebagai penerima lebih jelas serta membantu menghindari penipuan.
Hubungi Pihak Bank
Walau status Anda sebagai penerima BSU sudah terverifikasi, masalah bisa timbul dari teknis pengiriman ke rekening bank. Hubungi pihak bank sesuai rekening yang Anda gunakan untuk menerima dana. Pastikan tidak ada masalah teknis atau kesalahan pendataan dalam informasi rekening bank Anda.
Menurut Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, pencairan dana BSU sudah dilakukan secara bertahap sejak pertengahan Juni 2025. Akan tetapi, keterlambatan bisa terjadi karena adanya berbagai tugas administrasi dan beragam tahap pengecekan. Anda sebaiknya memperhitungkan faktor ini, apalagi jika dana BSU terlambat masuk walau Anda sudah terverifikasi.
Proses cek BSU Kemnaker menggunakan NIK membantu Anda mengetahui status penerimaan dana dan segera mencairkan uangnya. Pastikan hanya menggunakan kanal dan informasi resmi dari BSU Kemnaker serta kanal-kanal terkait seperti Pos Indonesia dan bank Himbara agar proses penerimaan BSU lancar serta aman.
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi