
inNalar.com – Seleksi CPNS 2025 kembali menjadi perhatian publik seiring dengan berbagai pertanyaan masyarakat terkait jadwal pendaftaran, formasi yang tersedia, serta nasib tenaga honorer di instansi pemerintah.
Seperti yang kita tahu, seleksi CPNS merupakan momen penting yang selalu ditunggu-tunggu oleh masyarakat, terutama para lulusan baru dan tenaga honorer yang ingin memperoleh kepastian status kepegawaian.
Namun, perlu dipahami bahwa pengadaan ASN, termasuk CPNS dan PPPK, tidak dilakukan setiap tahun secara otomatis.
Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS Golongan II dan III Agustus Ini Naik? Cek Update Terbaru dari Taspen Berikut
Proses seleksi dan pengangkatan sangat bergantung pada kebutuhan instansi pemerintah, baik di pusat maupun daerah, serta kemampuan fiskal yang tersedia.
Oleh karena itu, informasi resmi dari pemerintah menjadi sumber yang valid dan harus dijadikan acuan utama dalam mengikuti proses rekrutmen ini.
Kini, pemerintah tengah mempersiapkan proses seleksi CPNS dengan mempertimbangkan kebutuhan instansi dan ketersediaan anggaran yang telah disesuaikan dengan kebijakan Kementrian PANRB dan Kementrian Keuangan.
Baca Juga: Pernyataan Resmi PT Taspen soal Kenaikan 200 Persen Gaji Pensiunan PNS, Simak Selengkapnya!
Berdasarkan penjelasan resmi dalam forum dialog kementrian, rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak selalu dilakukan setiap tahun, melainkan menyesuaikan dengan ulasan formasi dari instansi pusat maupun daerah serta kapasitas pembiayaan negara termasuk belanja pegawai dan dana pensiun dari APBN.
Fokus utama dalam rekrutmen CPNS tahun 2025 ini adalah memperkuat jalur penerimaan melalui sekolah kedinasan.
Terdapat lebih dari 3.000 formasi yang akan dibuka khusus untuk sekolah-sekolah kedinasan seperti STIN, STIS, STTD, POLTEKIM, dan IPDN.
Baca Juga: Sesuai PP Nomor 8, Gaji Pensiunan Agustus 2025 Dirombak Total, Segini Besaran Setiap Golongan
Formasi ini terbuka luas bagi putra-putri terbaik Indonesia lulusan SMA yang ingin mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) penuh waktu setelah menyelesaikan pendidikan dengan ikatan dinas.
Jalur ini tidak termasuk rekrutmen PPPK, tetapi langsung menuju pengangkatan CPNS sesuai bidang di tiap sekolah kedinasan.
Selain itu, pemerintah juga menegaskan komitmen dalam menyelesaikan penataan tenaga honorer atau non-ASN.
Hingaa akhir 2024 lalu, sekitar 500.000 tenaga honorer dari total 800.000 lebih peserta seleksi telah dinyatakan lulus dan akan diberikan Nomor Induk Pegawai (NIP) sesuai formasi yang tersedia dan tercatat dalam database BKN.
Proses penetapan NIP ini direncanakan rampung pada Oktober 2025, sebagaimana diatur dalam kebijakan tahapan seleksi ASN.
Sebagai bentuk solusi terhadap keterbatasan anggaran dan pembatasan belanja pegawai daerah, skema P3K paruh waktu akan ditawarkan kepada tenaga honorer yang telah lulus seleksi namun belum tertampung dalam formasi reguler.
Skema ini bertujuan agar mereka tetap dapat diangkat dan menerima penghasilan sesuai standar yang berlaku, tanpa mengganggu ketentuan fiskal daerah sebagaimana tercantum dalam Undang-Undang HKPD.
Untuk informasi resmi dan perkembangan terbaru seputar CPNS 2025, masyarakat diimbau untuk selalu memantau pengumuman dari situs resmi seperti menpan.go.id dan bkn.go.id.
Masyarakat diminta untuk waspada terhadap pihak yang menawarkan bantuan lolos CPNS tanpa dasar resmi.
Sebab, proses seleksi CPNS 2025 menggunakan sistem meritokrasi yang adil dan terbuka, serta hanya dapat diakses melalui jalur resmi yang telah ditentukan oleh pemerintah.***(Padma Malikahani)