Emiten Batu Bara Kaltim Milik Raja Emas Hitam RI Kantongi Derma Senilai Rp1,16 Triliun dari Bank Swasta

inNalar.com – Salah satu Emiten batu bara terbesar di Indonesia yang beroperasi di wilayah Kalimantan Timur kabarnya sudah mengantongi pinjaman dari suatu bank.

Diketahui, Emiten milik Low Tuck Kwong yakni PT Bayan Resources Tbk tersebut telah mengantongi pinjaman senilai Rp1,16 triliun dari BCA.

Modal yang didapat oleh PT Bayan Resources Tbk tersebut diraih dengan bentuk fasilitas kredit multi.

Baca Juga: Gregoria Mariska Tunjung Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals 2023, Ini Alasannya!

Perseroan akan mendapatkan derma berupa fasilitas kredit multi yang terdiri dari time loan revolving dan forex forward line.

Untuk jenis fasilitas kredit multi time loan revolving, maksimal peminjaman yang akan diberikan kepada perseroan senilai US$50 juta.

Sedangkan, untuk jenis fasilitas kredit forex forward line maksimal pinjamannya adalah senilai US$10 juta.

Baca Juga: Investasinya Rp43 Triliun, Jawa Barat Kini Miliki Mega Proyek Pelabuhan yang Ekspor Mobil Ternama, Apa Saja?

Menurut laporan keuangan perusahaan, PT Bayan Resources Tbk telah melakukan transaksi ke BCA pada tanggal 7 Desember 2023.

Transaksi pinjaman diketahui memiliki waktu 36 bulan sejak penandatanganan perjanjian.

Menurut pernyataan Direktur Bayan Resources Jenny Quantero, fasilitas dari BCA tersebut akan digunakan untuk pembiayaan modal kerja.

Baca Juga: Benarkah Milenial dan Anak Muda Sulit Beli Rumah? Cek Dulu 5 Tips Efektif Tentang Keuangan Ini!

Selain itu, juga akan digunakan untuk keperluan kegiatan operasional dan kebutuhan transaksi valas bagi perseroan dan anak usaha.

Fasilitas tersebut akan dijamin oleh jaminan perusahaan yang di diberikan oleh anak usaha PT Bayan Resources Tbk, yakni PT Bara Tabang.

Manajemen menginformasikan bahwasannya transaksi ini akan membuat PT Bayan Resources Tbk semakin memiliki kesempatan yang lebih baik.

Baca Juga: Shopee 12.12 Birthday Sale Catat Peningkatan Transaksi terhadap Produk Brand Lokal dan UMKM

Sehingga alokasi dana pembiayaan operasional perseroan lebih meningkat.

Selain mendapatkan pinjaman dari BCA senilai Rp1,16 triliun, emiten batu bara terbesar di Kalimantan Timur tersebut juga mendapatkan penambahan fasilitas dari Bank Permata.

Demikianlah informasi terkait emiten batu bara di Kalimantan Timur yang mendapatkan pinjaman dari bank swasta. ***

 

Rekomendasi