Megaproyek Smelter Senilai Rp14,7 Triliun Milik AMMAN di Sumbawa Barat NTB Diramal Selesai 2024, Progresnya…

inNalar.com – Adanya mineral yang melimpah, tidak mengherankan apabila pembangunan smelter terus berlanjut hingga saat ini.

Salah satu smelter yang sedang dibangun adalah milik PT Amman Mineral Industri (AMMAN) yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pembangunan dari pabrik peleburan mineral milik salah satu perusahaan tambang ini sudah dimulai sejak beberapa waktu yang lalu dan masih terus berjalan hingga saat ini.

Baca Juga: Produksi 238 Juta Ton Per Hari, Kontrak Tambang Emas Freeport di Papua Ternyata Diperpanjang Lagi, Sahamnya Berapa?

Pabrik ini dibangun dengan memiliki kapasitas 900.000 ton konsentrat tembaga per tahun.

Konsentrat yang akan dileburkan pada pabrik peleburan ini nantinya berasal dari Tambang Batu Hijau dan Proyek Elang.

Setelah tempat peleburan mineral ini diaktifkan, pabrik ini akan mampu menghasilkan 222.000 ton katoda tembaga dan 830.000 asam sulfat dengan konsentrasi 98%.

Baca Juga: Nilai Kapitalisasinya Rp231 T, Saham Konglomerat dengan Banyak Lini Bisnis Ini Justru Terus Anjlok Sejak Juni 2023

Selain itu, pabrik ini nantinya juga akan menghasilkan 17,8 ton emas dan 54,7 ton perak.

Pembangunan dari pabrik peleburan mineral perusahaan tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia ini juga mendapat perhatian langsung dari Presiden Jokowi.

Dilansir inNalar.com dari laman resmi AMMAN, Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja ke smelter milik AMMAN pada 20 Juni 2023 lalu.

Baca Juga: Kuras Rp1,6 Triliun, Progres Bendungan Sidan di Bali yang Berkapasitas 3,82 Juta M3 Ini Justru Melambat Karena…

Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka melihat secara langsung perkembangan proyek strategis nasional yang dibangun oleh perusahaan tambang ini.

Selain itu, dalam kunjungan tersebut Presiden juga mendiskusikan perihal potensi dan dampak ekonomi smelter tersebut.

Per kunjungan pemimpin negara tersebut, progres dari smelter milik AMMAN ini sudah mencapai 51,63%.

Baca Juga: Kucurkan Rp1,9 Triliun, Bendungan Manikin di NTT Dibangun di Bekas Kawasan Hutan, Dukung Potensi PLTMH 0,13 Mega Watt

Sedangkan, besaran biaya yang sudah dihabiskan untuk proyek smelter di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) ini adalah sekitar US$507,53 juta atau setara dengan Rp7,6 triliun (kurs Rp15.000).

Besaran nominal di atas adalah setengah dari total investasi megaproyek ini yang menyentuh angka US$982,99 juta atau setara Rp14,7 triliun (kurs Rp15.000).

Pabrik peleburan mineral ini diperkirakan selesai pada pertengahan tahun depan, yakni Mei 2024.

Baca Juga: Dikucuri APBN Rp2,03 T, Megaproyek Bendungan Berkapasitas 250,81 Juta M3 di Jawa Barat Pakai 400 Ha Sawah Warga yang Masih Sengketa

PT Amman Mineral Internasional merupakan perusahaan tambang dengan dua sumber daya berharganya adalah tembaga dan emas.

Perusahaan ini memiliki area konsensi seluas 25.000 hektare dengan cadangan mineral sebesar 17,54 juta pon tembaga dan 23,90 juta ons emas per tahun 2021.***

 

Rekomendasi