

inNalar.com – Jembatan kabel lengkung pertama kali dibuat di Indonesia tepatnya pada kawasan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Tidak lain bernama Jembatan Sei Alalak yang menghabiskan anggaran sangat besar dan bernilai fantastis.
Nominalnya mencapai Rp278,4 miliar dengan tipe pembangunan cable stayed melengkung.
Adapun biaya tersebut diperoleh dari SBSN atau Surat Berharga Syariah Negara.
Proyek yang telah diresmikan oleh Presiden Jokowi ini sendiri dibangun dengan panjang hingga 850 meter.
Lokasinya saat ini pun telah menjadi daya tarik utama sehingga dijadikan sebagai destinasi wisata bagi masyarakat tanah air.
Baca Juga: Naik 9,6 Persen! Provinsi NTT Dapat Guyuran Cuan dari APBN Sebanyak Rp37,98 Triliun di Tahun 2024
Tujuan pembangunannya adalah menggantikan Jembatan Kayu Tangi 1 yang usianya telah mencapai lebih dari 30 tahun.
Tentu konstruksi bangunan tersebut telah dinilai tidak layak dioperasikan sehingga perlu digantikan dengan yang baru.
Kehadiran Jembatan Sei Alalak sendiri disebut dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah di Kalimantan Selatan.
Termasuk dalam melancarkan arus transportasi antar daerah sehingga biaya logistik pun menurun.
Jembatan Sei Alalak juga dibangun memakai beton berkualitas tinggi.
Melansir dari laman resmi Kemenkeu, Presiden Jokowi berharap agar area ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Baca Juga: Memasuki Usia 128 Tahun, BRI Catatkan Sederet Penghargaan dan Prestasi Penting
Terutama dalam mendorong dan memajukan kegiatan produktif masyarakat agar dampak positifnya benar-benar diperoleh.
Terlebih kehadirannya juga menjadi jalur utama akses Kota Banjarmasin dengan berbagai kota atau kabupaten lainnya di Kalimantan Selatan serta Kalimantan Tengah.
Pembangunannya sendiri juga telah memanfaatkan teknologi canggih dan kuat.
Disebutkan bahwa Jembatan Sei Alalak mampu menahan gempa dan diperkirakan bertahan sampai dengan 100 tahun.
Tentu menjadi sebuah keunggulan tersendiri dibandingkan dengan bangunan-bangunan serupa lainnya.
Area tersebut juga didesain untuk dilintasi kendaraan dengan berat maksimal sebanyak 10 ton.
Tentu dinilai jauh lebih kuat dari bangunan sebelumnya yang hanya mampu menahan berat 8 ton saja.
Konstruksinya pun dibuat dengan sangat megah sehingga bisa menjadi ikon terkemuka sekaligus destinasi wisata unggulan diprovinsi tersebut.
Jembatan ini juga memiliki jalan setapak yang dapat masyarakat pakai untuk menikmati sunset di sore hari sambil menikmati kendaraan lewat di sekitarnya.
Terlebih mash terdapat banyak titik lain yang bisa dikunjungi wisatawan untuk menikmati keindahan Jembatan Sei Alalak satu ini.
Penamaan bangunan tersebut berasal dari sungai yang ada di Berangan Timur, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel.
Saat ini bangunannya tercatat sebagai jembatan kabel lengkung pertama di tanah air dengan anggaran jumbo.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi