

inNalar.com – Kementerian PUPR mendorong Destinasi Pariwisata Prioritas (DPSP) di kawasan Danau Toba, Kab. Samosir, Sumatera Utara dengan melebarkan alur Tano Ponggol.
Pelebaran alur Tano Ponggol ini sendiri dilakukan agar dapat meningkatkan aktivitas pariwisata di DPSP Danau Toba.
Dengan begitu, para wisatawan dapat lebih mudah mengelilingi Pulau Samosir memakai kapal.
Melansir dari laman resmi PUPR, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur di setiap destinasi prioritas tersebut telah direncanakan secara terpadu.
Baik itu dari segi jalan, penataan kawasan, penyediaan air bersih dan baku, sanitasi, pengelolaan sampah, hingga perbaikan hunian penduduk.
Hal ini dilakukan lewat rencana induk pembangunan infrastruktur.
Ia menjelaskan bahwa pada prinsipnya hal ini dilakukan dengan mengubah wajah kawasan dengan cepat dan terpadu.
Tujuannya yaitu untuk memberikan dampak ekonomi lokal dan nasional.
Untuk pengerjaan pelebaran alur Tano Ponggol ini sendiri sudah dilakukan oleh Dirjen Sumber Daya Air. Tepatnya lewat Balai Wilayah Sungai Sumatera II.
Mohammad Firman selaku Kepala BWS Sumatera II menjelaskan bahwa kegoatan ini dilakukan dengan tujuan utama yakni pelebaran dan pendalaman alur.
Tidak hanya itu, harapannya proyek tersebut dapat meningkatkan transportasi jasa dan barang.
Dengan begitu, semakin mudah dalam meningkatkan perekonomian warga sekitar.
Pada pengerjaan alur Tano Ponggol yang baru ini dibangun dengan panjang 1.200 meter.
Adapun pelebarannya ditampang bawah mencapai 70 serta bagian atasnya 80 meter.
Sedangkan untuk lebar jalan inspeksi hanya sekitar 5 meter saja.
Proyek ini sendiri menelan anggaran sampai Rp392,5 miliar.
Sebelumnya, jembatan megah yang mengubungkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumaterai juga telah dibangun.
Tano Ponggol sendiri adalah sebuah kanal yang ada di Kec. Pangururan, Samosir yang telah dibangun sejak 1907 pada pemerintahan Belanda.
Kini pembangunan kanal ini dimanfaatkan agar kapal-kapal dapat mengelilingu Danau Toba di Pulau Samosir.
Kanal inilah yang dilakukan pelebaran alur dengan gelontoran dana yang cukup jumbo.
Adapun rincian pembangunannya seperti berikut:
Pembangunan proyek ini sendiri dilakukan oleh Direktoral Jenderal Bina Marga.
Dengan harapan dapat mengembangkan peluang pariwisata Danau Toba di Kab. Samosir.***