Rela Gelontorkan Rp392,5 Miliar, Proyek Pelebaran Alur Tano Ponggol di Sumatera Utara Ini Mudahkan Wisatawan Keliling Pulau Samosir

inNalar.com – Kementerian PUPR mendorong Destinasi Pariwisata Prioritas (DPSP) di kawasan Danau Toba, Kab. Samosir, Sumatera Utara dengan melebarkan alur Tano Ponggol.

Pelebaran alur Tano Ponggol ini sendiri dilakukan agar dapat meningkatkan aktivitas pariwisata di DPSP Danau Toba.

Dengan begitu, para wisatawan dapat lebih mudah mengelilingi Pulau Samosir memakai kapal.

Baca Juga: Tarik Dana Investasi hingga Rp129 Triliun, Kawasan Ekonomi Khusus di Sumatera Utara Ini Diramalkan Mampu Serap 83 Ribu Tenaga Kerja

Melansir dari laman resmi PUPR, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur di setiap destinasi prioritas tersebut telah direncanakan secara terpadu.

Baik itu dari segi jalan, penataan kawasan, penyediaan air bersih dan baku, sanitasi, pengelolaan sampah, hingga perbaikan hunian penduduk.

Hal ini dilakukan lewat rencana induk pembangunan infrastruktur.

Baca Juga: Diekplorasi Selama 11 Tahun, Begini Nasib 15 Desa yang Ada di Dekat Operasi Tambang Emas Martabe Sumatera Utara, Masih Layak Hunikah?

Ia menjelaskan bahwa pada prinsipnya hal ini dilakukan dengan mengubah wajah kawasan dengan cepat dan terpadu.

Tujuannya yaitu untuk memberikan dampak ekonomi lokal dan nasional.

Untuk pengerjaan pelebaran alur Tano Ponggol ini sendiri sudah dilakukan oleh Dirjen Sumber Daya Air. Tepatnya lewat Balai Wilayah Sungai Sumatera II.

Baca Juga: Asyik! Dapat Kucuran Cuan Rp56 Miliar, 3 Ruas Jalan Pelosok di Aceh Jaya Ini Dibangun Berkat Titah Presiden Jokowi, Mana Saja?

Mohammad Firman selaku Kepala BWS Sumatera II menjelaskan bahwa kegoatan ini dilakukan dengan tujuan utama yakni pelebaran dan pendalaman alur.

Tidak hanya itu, harapannya proyek tersebut dapat meningkatkan transportasi jasa dan barang.

Dengan begitu, semakin mudah dalam meningkatkan perekonomian warga sekitar.

Baca Juga: Megaproyek Macet Rp1,38 T, Pembangunan Bendungan di Deli Serdang Sumatera Utara Ini Terapkan Operasi 24 Jam Non Stop Demi Kejar Target Selesai Pada…

Pada pengerjaan alur Tano Ponggol yang baru ini dibangun dengan panjang 1.200 meter.

Adapun pelebarannya ditampang bawah mencapai 70 serta bagian atasnya 80 meter.

Sedangkan untuk lebar jalan inspeksi hanya sekitar 5 meter saja.

Baca Juga: Habiskan Dana hingga Rp26 Triliun, Megaproyek Kawasan Wisata di Toba Ini Dapat 2 Investor Tambahan, Siapa Saja?

Proyek ini sendiri menelan anggaran sampai Rp392,5 miliar.

Sebelumnya, jembatan megah yang mengubungkan Pulau Samosir dengan Pulau Sumaterai juga telah dibangun.

Tano Ponggol sendiri adalah sebuah kanal yang ada di Kec. Pangururan, Samosir yang telah dibangun sejak 1907 pada pemerintahan Belanda.

Baca Juga: Kuras Habis Rp234,6 Miliar, Bendungan Sei Padang di Sumatera Utara Diramalkan Bisa Tingkatkan Intensitas Tanam hingga 200 Persen

Kini pembangunan kanal ini dimanfaatkan agar kapal-kapal dapat mengelilingu Danau Toba di Pulau Samosir.

Kanal inilah yang dilakukan pelebaran alur dengan gelontoran dana yang cukup jumbo.

Adapun rincian pembangunannya seperti berikut:

  • Pada 2017 sampai 2020 dilaksanakan pelebaran alur Tano Ponggol senilai Rp320,5 miliar
  • Pekerjaan lanjutan tahun 2020 senilai Rp31 miliar
  • Pada 2021 dilakukan pelebaran alur di bagian Huta Lumban Silo senilai Rp4,2 miliar
  • Pada 2022-2023 dilakukan pekerjaan Counterweight dan Alur Tano Ponggol senilai Rp36,8 miliar

Baca Juga: Tengah Kerjakan Proyek Bendungan Senilai Rp1,7 T di Sumatera Utara, Aset PT Wijaya Karya Malah Susut Segini, Pendapatannya?

Pembangunan proyek ini sendiri dilakukan oleh Direktoral Jenderal Bina Marga.

Dengan harapan dapat mengembangkan peluang pariwisata Danau Toba di Kab. Samosir.***

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]