

InNalar.com – Siapa sangka ternyata Jawa Timur memiliki satu perusahaan yang telah bangkrut karena hutang.
Padahal barang produksi dari pabrik itu selalu menemani orang Indonesia sejak kecil hingga dewasa.
Selain terkenal, bahkan produknya pun sampai pernah diekspor hingga ke 20 negara lainnya.
Walaupun pada akhirnya tren menggunakan alat transportasi ini akhirnya mulai menurun, hingga membuat perusahaan ini harus pailit.
Sebenarnya pada awal-awal covid-19 kemarin, penggunaan alat transportasi ini mulai melonjak kembali.
Sebab memang saat itu mulai banyak orang yang memilih menggunakan kendaraan roda dua ini sekaligus untuk berolahraga.
Apalagi kendaraan ini juga cukup terkenal dan bandel, terbukti dari penggunaannya yang telah bertahun-tahun namun tetap dalam kondisi baik.
Sayangnya pabrik ini akhirnya harus pailit, sehingga tidak lagi bisa memproduksi alat transportasi seperti biasanya.
Namun sebenarnya perusahaan sepeda terkenal ini bisa pailit juga dikarenakan faktor-faktor lain.
Salah satunya adalah dari faktor hutang yang mencapai ratusan miliar.
Bahkan sebelum ini Polygon juga pernah ingin mengakuisisi perusaan sepeda tersebut.
Namun akhirnya niat itu diurungkan setelah mengetahui jika perusahaan asal Jawa Timur ini memiliki permasalahan pada keuangannya.
Baca Juga: Wow! Sultan Tambang NTB Ini Gelontorkan Rp15 Triliun Buat Bangun Smelter Tembaga, Produksinya…
Nama produk sepeda itu adalah Wimcycle, yang bahkan pernah disebut pula sebagai raja sepeda Indonesia.
Harusnya orang-orang di Indonesia yang lahir di tahun 90-an atau 2000-an mengetahui nama dari satu alat transportasi ini yang berasal dari Jawa Timur.
Sebab sejarah dari terbentuknya perusahaan tersebut juga sudah cukup panjang, karena hampir berusia 50 tahun.
Dilansir InNalar.com dari laman resmi wimcycle, pendiri dari alat merk transportasi ini adalah Bapak Hendra Widjaja.
Pada awalnya di tahun 1972 di pusat kota Surabaya, Perusahaan ini hanyalah membuat komponen sepeda.
Beberapa tahun kemudian, hal itu berubah sejak 1976, karena Wimcycle sendiri mulai memproduksi sepeda dan komponennya pada Desa Bambe Driyorejo Industrial Estate sehingga cakupan usahanya semakin meluas.
Baca Juga: 2 Pentolan Bulutangkis Mundur dari Malaysia Open 2024, Siapa Saja?
Tidak berhenti disitu, karena Wimcycle juga sudah mendominasi pasaran Indonesia hingga dapat mengekspor ke 20 negara di dunia.
Tentu cukup pantas jika merk alat transportasi ini disebut dengan raja sepeda di Indonesia.
Sebelum mengalami bangkrut karena hutang, bahkan satu prodak kendaraan dari Wimcycle juga pernah dinaiki oleh presiden Jokowi.
Karena pada bulan April kemarin Presiden Jokowi sempat menaiki Wim Motor 8i yang merupakan sepeda listrik keluaran Wimcycle.
Walaupun pada akhirnya, warga Indonesia mungkin sudah tidak dapat lagi melihat prodak baru dari Wimcycle, karena bangkrut dan terlilit hutang.
Adapun hutang yang ditanggun oleh perusahaan sepeda terkenal ini saja mencapai 37 kreditur dengan jumlah Rp 504,03 miliar.
Ditambah lagi ada pula 7 kreditur yang didominasi dari pinjaman perbankan senilai Rp 457,24 miliar.
Sebagai tambahan, bangkrutnya pabrik sepeda ini sebenarnya juga dikarenakan adanya impor sepeda dari China. ***