Telan Dana Rp1,2 Triliun, Bendungan Baru di Sumbawa Barat Ini Sempat Terancam Disegel Warga Sekitar, Apa Masalahnya?

inNalar.com – Kementerian PUPR telah merampungkan sejumlah bendungan di NTB.

Salah satunya bendungan Tiu Suntuk yang berada di Sumbawa Barat.

Lokasi bendungan ini tepatnya berada di Bendungan Tiu Suntuk, Unnamed Road, Mujahiddin, Kec. Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga: Bakal DIeksplorasi 15 Tahun, Tambang Batu Bara di Kalimantan Selatan Ini Dapat Kucuran Cuan dari dari Investor Asing, Siapa Itu?

Waduk ini merupakan salah satu dari 6 bendungan Proyek Strategis Nasional yang ada di daerah ini.

Bendungan ini mulai dilakukan pada Februari tahun 2020 silam dan diresmikan pada tahun 2023.

Pembangunannya dilakukan melalui 2 tahap dimana yang pertama dilaksanakan oleh PT Nindya Karya dan tahap kedua dilakukan oleh PT PP-Marfri.

Baca Juga: Habiskan Hampir Rp1 Triliun, Pembangunan Masjid di IKN Seluas 3,21 Ha Ini Pakai Desain Super Unik, Seperti Apa?

Infrastruktur ini memiliki kapasitas tampungan sebesar 55,90 juta m3 dan luas genangan 312,09 hektar.

Dengan adanya infrastruktur ini, nantinya akan mampu menyuplai air baku sebesar 68 liter per detik.

Selain itu, waduk ini juga akan menyuplai air bagi daerah irigasi seluas 1.900 hektar.

Baca Juga: Beli Sertifikat Energi Rp5,2 Miliar, Coca Cola Indonesia Dapat Suplai Listrik EBT dari PLN Sebesar 90 GWh sampai 2025

Maka dari itu, benduangan Tiu Suntuk menjadi yang terbesar ke-2 terbesar di NTB.

Selain itu, bendungan ini juga memiliki potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro sebesar 0,81 MW.

Waduk ini juga bisa mereduksi banjir sebesar 390 m3 perdetik.

Baca Juga: Kapasitas Produksi 32 Juta MT, Penguasa Tambang Batu Bara di Berau Kalimantan Timur Ini Sukses Catatkan Penjualan hingga Rp56 Triliun, Namanya…

Dana yang digelontorkan oleh pemerintah juga tidak main-main mencapai angka triliunan.

Dilansir inNalar.com dari pu.go.id, Biaya yang dibutuhkan untuk merealisasikan bendungan ini mencapai Rp1,2 triliun.

Habiskan dana fantastis, ternyata bendungan ini sempat terancam di segel oleh warga setempat. 

Baca Juga: Pengusaha Asal Minang Investasi Rp1 Triliun Guna Proyek Kawasan Bisnis di Padang, Sempat Tertunda Selama 10 Tahun?

Hal tersebut dikarenakan lokasi pembangunan waduk ini merupakan makam dari beberapa keluarga masyarakat sekitar. 

Diketahui bahwa terdapat kurang lebih 57 kuburan yang harus dipindahkan. Namun, seiring berjalannya waktu tidak dilakukan pemindahan makam  yang tersisa oleh pihak terkait. 

Maka dari itu, warga sempat mengancam untuk melakukan aksi unjuk rasa dan menyegel proyek strategis nasional tersebut. 

Baca Juga: Gelontorkan Cuan Rp1,3 Triliun, Smelter Titanium Pertama Indonesia Dibangun di Bangka Belitung Hasilkan 100 Metrik Ton

Namun, permasalahan tersebut telah ditangani dan proyek ini berhasil selesai. 

Kini, pengisian perdana Bendungan ini mulai dilakukan setelah masa pembangunan tuntas.***

Rekomendasi