Kuras Dana Rp2,65 Triliun Bendungan Terbesar di Jawa Barat Ini Beri Kehidupan Bagi 3 Kabupaten di Sekitarnya, Mana Saja?

inNalar.com – Salah satu bendungan yang mendukung ketahanan pangan di daerah Jawa Barat adalah Bendungan Sadawarna.

Bendungan Sadawarna berlokasi di Kabupaten Subang yang memiliki kapasitas tampung 70 juta meter kubik.

Adapun luas genangannya mencapai 680 hektare dengan fungsi utamanya adalah untuk mengairi area sawah masyarakat di sekitarnya seluas 4.280 hektare.

Baca Juga: Guyurkan Cuan Rp160 Miliar, Gedung Polres Khusus IKN Kalimantan Timur Bakal Difasilitasi 3 Teknologi Modern, Apa Saja?

Kehadirannya juga mampu memasok air baku sebesar  1,2 m3 per detik bagi 3 kabupaten sekaligus. Mulai dari Kabupaten Subang, Indramayu, hingga Sumedang.

Selain itu, berpotensi juga menjadi pembangkit listrik dengan kapasitas 2 MW.

Infrastruktur ini juga tercatat sebagai salah satu Proyek Strategis Nasional atau PSN di bidang sumber daya air.

Baca Juga: Dibangun di Teluk Bintuni, Proyek Kilang Gas Alam Cair Senilai Rp72,45 Triliun Ini Bakal Serap 85 Persen Tenaga Kerja dari Papua Barat

Pembangunannya sendiri telah dilaksanakan pada tahun 2018 sampai dengan 2022 lalu dengan anggaran yang dihabiskan mencapai Rp2,65 triliun.

Tentu bukan termasuk nominal yang sedikit sehingga diharapkan dapat benar-benar bermanfaat bagi kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Terutama bagi 3 kabupaten yang nantinya juga bisa mendapatkan suplai air baku dari tampungan air di bendungan ini.

Baca Juga: Dapat Suntikan 300 Juta USD dari Tiongkok, Tambang Batu Bara di Kalimantan Selatan Ini Bakal Perkuat Industri Besi hingga Baja

Melansir dari laman Pemprov Jawa Barat, Bendungan Sadawarna juga diproyeksikan dapat meningkatkan produksi beras dari 1,3 juta ton menjadi 1,8 juta ton setiap tahunnya.

Bendungan Sadawarna juga diharapkan dapat mendongkrak produktivitas pertanian baik itu di Subang, Sumedang, hingga Indramayu.

Terlebih Indramayu termasuk penyumpang surplus beras di Indonesia dengan produksinya mencapai 1,3 juta ton.

Baca Juga: Dibekingi Dana Investasi Rp72,45 Triliun, Proyek Penghasil Gas Bumi Terbesar di Indonesia Ini Resmi Selesai, Lokasinya Dimana?

Tentu penting bagi masyarakat Indramayu untuk memanfaatkan bendungan ini dengan sebaik mungkin agar produksi berasnya juga semakin meningkat.

Indramayu tercatat sebagai penyumbang beras nomor 1 di Indonesia sehingga menjadi yang terbesar.

Oleh karena itu, diharapkan produksi padi atau beras di kabupaten ini kedepannya tidak mengalami penurunan.

Baca Juga: Gunakan Lahan Seluas 3,4 ha, Pasar Terbesar se-Indonesia Ini Dibangun di Jawa Timur Berkat Dana APBN Fantastis Sejumlah…

Hadirnya bendungan ini juga agar produktivitas pertanian utamanya padi dan komoditas holtikultura dapat naik

Hal ini tentunya dapat memberikan dampak positif terhadap ketahanan pangan bagi masyarakat di sekitarnya.***

 

Rekomendasi