Libatkan TNI, Proyek Jembatan Terpanjang Rp800 Miliar Ini Simpan Barang Bekas Perang Dunia II, Coba Tebak!


InNalar.com –
Sulawesi Tenggara kini memiliki infrastruktur terpanjang ke-4 di Indonesia.

Infrastruktur tersebut adalah Jembatan Teluk Kendari, yang jadi jalur penghubung antara Kota Lama dan Poasia.

Menariknya, ternyata pembangunan jalur penghubung tersebut sempat melibatkan TNI.

Baca Juga: Kuras Dana Rp2,65 Triliun Bendungan Terbesar di Jawa Barat Ini Beri Kehidupan Bagi 3 Kabupaten di Sekitarnya, Mana Saja?

Sebab pembangunan jalur penghubung yang melintasi teluk tersebut merupakan lokasi bekas dari perang dunia II.

Adapun peran TNI dalam pembangunan tersebut adalah untuk menyusuri agar ranjau yang berada di bawah laut bisa dimusnahkan.

Pemusnahan ranjau itu sendiri dilakukan pada bulan Maret 2015, sebelum pembangunan jalur penghubung itu dimulai.

Baca Juga: Guyurkan Cuan Rp160 Miliar, Gedung Polres Khusus IKN Kalimantan Timur Bakal Difasilitasi 3 Teknologi Modern, Apa Saja?

Sementara itu, pembangunan pada proyek ini sendiri memang dimulai sejak 2015.

Hingga selesai pada tahun 2020, maka kini jalur penghubung Teluk Kendari telah jadi jembatan terpanjang ke-3 di Indonesia.

Disebut begitu, sebab jalur penghubung ini total panjangnya mencapai 1,34 km.

Baca Juga: Dibangun di Teluk Bintuni, Proyek Kilang Gas Alam Cair Senilai Rp72,45 Triliun Ini Bakal Serap 85 Persen Tenaga Kerja dari Papua Barat

Sebagai pembanding, jalur penghubung ini panjangnya ada di bawah Barelang yang mencapai 2,2 km dan Suramadu dengan 5,4 km.

Memiliki lebar 20 meter, jalur penghubung teluk Kendari ini juga dilengkapi ruang terbuka untuk dijadikan tempat rekreasi bagi masyarakat.

Pasalnya, jalur penghubung tersebut memiliki 4 lajur dengan trotoar yang bisa digunakan untuk orang-orang yang berkunjung untuk berekreasi.

Baca Juga: Makan Waktu 7 Tahun Konstruksi, Bendungan Leuwikeris Seluas 242 Ha di Ciamis Jawa Barat Ini Dipenuhi ‘Harta Karun’ Kuno, Rupanya Ada…

Apalagi jalur penghubung di Sulawesi Selatan ini juga menggunakan tipe cable stayed yang memiliki jalan pendekat, side span, approach span, dan bentang utama sepanjang 200 meter.

Dilansir InNalar.com dari Bappeda Pemprov Kaltim, pembangunan pada jalur penghubung yang berada di Sulawesi Tenggara ini investasinya mencapai Rp 800 miliar.

Sementara itu, yang mengerjakan proyek ini sendiri adalah konsorsium PT PP (Persero) Tbk dan PT Nindya Karya (Persero).

Baca Juga: Dibekingi Dana Investasi Rp72,45 Triliun, Proyek Penghasil Gas Bumi Terbesar di Indonesia Ini Resmi Selesai, Lokasinya Dimana?

Adapun kelebihan dari jalur penghubung ini pastinya bisa menghubungkan antar daerah yang sebelumnya terputus karena terhalangi teluk.

Sebab jika sebelumnya untuk menuju dari Kota Lama menuju Kecamatan Poasia membutuhkan waktu 30 menit, kini cukup 5 menit saja.

Tentu kisah dari pembangunan jembatan teluk Kendari ini cukup menarik, karena sampai melibatkan TNI untuk menyingkirkan ranjau bekas perang dunia II. ***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]