Berikut Profil Lukas Enembe, Mantan Gubernur Papua yang Meninggal Dunia di RSPAD pada Usia 56 Tahun

inNalar.com – Eks Gubernur Papua Lukas Enembe dikabarkan tutup usia pada hari ini, 26 Desember 2023.

Lukas Enembe wafat saat tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto di Jakarta.

Hingga berita ini tayang, kabarnya jenazah mantan Gubernur Papua itu masih berada di ruang perawatan.

Baca Juga: Daftar Pebulutangkis Dunia Terkaya Sepanjang 2023, Jonatan Christie Termasuk Paling Cuan!

Rencananya, jenazah Lukas akan disemayamkan sementara di rumah duka RSPAD dan masih dirundingkan untuk proses selanjutnya.

Sebagaimana diketahui, Bekas Bupati Kabupaten Puncak Jaya itu sampai saat ini tengah terjerat kasus Korupsi.

Kader Partai Demokrat itu ditangkap oleh penyidik KPK karena kasus dugaan tindak pidana Korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji pembangunan infrastruktur di Papua.

Baca Juga: Luhut Sebut Hilirisasi Rumput Laut Bisa Kalahkan Nikel, Proyek di Lombok Timur Ini Jadi Percontohan

Berikut profil lengkap Lukas Enembe yang memulai karirnya dari birokrat hingga menjadi Gubernur dan terjerat kasus korupsi.

Lukas Enembe memiliki nama asli Lomato Enembe yang lahir di Kampung Mamit Distrik Kombu, Tolikara, Papua pada 27 Juli 1967.

Ia menyelesaikan pendidikan sarjananya di fakultas FISIP Universitas Sam Ratulangi, Manado di usia 28 tahun.

Baca Juga: Terbesar ke-2 di Indonesia, Perusahaan Tambang Emas di Sumatera Utara Ini Beri Rp103 Miliar Intuk Program CSR, Masih Dianggap Kecil?

Lulus Sarjana, Lukas menjadi pegawai negeri dan bertugas di Kantor Sospol Kabupaten Merauke.

Setelah itu, ia memulai karir politiknya sebagai Wakil Bupati Kabupaten Puncak Jaya mendampingi Eliezer Renmaur sejak 2001.

Mantan Gubernur Papua tersebut kemudian terpilih menjadi Bupati Kabupaten Puncak Jaya saat berusia 40 tahun.

Baca Juga: 2 Link Live Streaming Duel Tinju Dunia: Naoya Inoue vs Marlon Tapales

Kemudian, pada tahun 2013 Lukas diamanahkan untuk menjadi Gubernur Papua periode 2013 hingga 2018.

Lukas terpilih kembali pada periode selanjutnya yakni 2018 hingga 2023.

Namun, sebelum jabatannya berakhir, ia terjerat kasus korupsi dan akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa, 26 Desember 2023.***

Rekomendasi