

inNalar.com – The Pakubuwono, perusahaan development spesialis bangunan apartemen ini telah melaksanakan groundbreaking proyek pembangunan hunian vertikal di IKN, Kalimantan Timur.
Simbolis peletakan batu bertama pembangunan proyek ini telah dilangsungkan di kawasan Ibu Kota Nusantara, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara pada Kamis, 21 Desember 2023.
Pada giat tersebut, desain proyek hunian vertikal milik pengembang properti ini menuai pujian tinggi dari Presiden RI Joko Widodo.
Dengan biaya investasi sebesar Rp1 triliun ini, Presiden Jokowi menilai The Pakubuwono berhasil merancang gedung apartemen dengan konsep yang selaras dengan tema besar IKN, yaitu Forest City.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengungkap decak kagumnya terhadap desain proyek dengan sedikit mengungkit percakapan singkatnya dengan sang Arsitektur andalannya, Bapak Ridwan Kamil.
“Untuk gambarnya, gambar rencana untuk the Pakubuwono Nusantara, ada koreksi Kang Emil? Beliau Menyampaikan, enggak ada, nilainya sembilan,” ujar Presiden Jokowi, sebagaimana dikutip inNalar.com dari siaran langsung YouTube Sekretariat Presiden pada Rabu, 27 Desember 2023.
Adapun konsep apartemen yang diusung oleh pihak developer nasional ini diketahui menerapkan basis green building.
Selain penampakan gedung yang juga turut melebur dengan konsep Forest City, proses pembangunannya pun diketahui memperhatikan praktik ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Berdasarkan rancangannya, The Pakubuwono Nusantara nantinya akan dibangun dengan dua tower yang menjulang hingga 12 lantai.
Tersajikannya pemandangan hunian vertikal yang dihiasi dengan konsep kota hijau ini bakal bikin para penghuninya merasakan kenyamanan.
Melansir dari situs resmi Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, hunian berkelas dunia ini diketahui memanfaatkan lahan seluas 1,6 hektare.
Adapun luas bangunannya direncanakan bakal melega hingga 46.617 meter persegi, tentunya tanpa meninggalkan konsep green building-nya.
Pembangunan apartemen di IKN Kalimantan Timur ini diketahui masuk ke dalam agenda megaproyek senilai Rp466 triliun.
Soal pendanaan megaproyek, infrastruktur ini mengandalkan investasi dari pihak swasta yang mayoritasnya menggunakan skema KPBU.
Sebagai informasi tambahan, di antara karya-karya besar pengembang properti ini, ada sejumlah hunian vertikal di beberapa daerah di Jakarta.
Adapun deretan gedung apartemen mewahnya meliputi The Pakubuwono Menteng, Spring, Signature, Dwijaya House of Pakubuwono, dan masih ada lagi hunian mewah lainnya yang juga memiliki desain elegan.
Dengan tingkat profesionalisme pihak pengembang, Presiden Jokowi yakin proyek apartemen ini mampu jadi percontohan bagi investor selanjutnya dan menjadi hunian berstandar internasional. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi