

inNalar.com – Kementerian PUPR kembali memberikan kabar gembira mengenai update jalur transportasi di Jalan Tol Trans Sumatera yang berada di wilayah Sumatera Utara.
Kabarnya tahap Uji Laik Fungsi (ULF) Junction Tebing Tinggi telah selesai dilakukan pada tanggal 5 – 7 Desember 2023.
Dengan adanya bukti penyelesaian ULF, bisa dipastikan bahwa jalur transportasi darat ini telah memenuhi standar kelayakan dari sisi kemanana dan manajemennya.
Baca Juga: Rumor Transfer AC Milan: Incar 2 Gelandang Baru, Rafael Leao Merapat ke Liverpool?
Sehingga para pelintas tidak perlu khawatir apabila melintasi jalur episentrum dua ruas tol ini.
Sebagai informasi, Junction Tebing Tinggi ini merupakan bagian dari ruas Jalan Tol Trans Sumatera dari titik Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat.
Berita rampungnya tahapan ULF ini menandakan bahwa ruas jalan tol ini bakal segera dioperasikan dan bisa digunakan untuk memacu konektivitas menuju kawasan wisata Danau Toba.
Wisatawan dari Kota Medan pun bakal semakin mudah untuk mengakses destinasi super prioritas di Sumatera Utara ini.
Tidak hanya itu saja, Junction Tebing Tinggi menjadi titik temu dua ruas tol yang ada di Trans Sumatera.
Titik ini menjadi pertemuan antara pengguna jalan yang datang dari Kuala Tanjung menembus Parapat.
Baca Juga: Drawing Busuk India Open 2024, Ganda Campuran Indonesia Hadapi Mimpi Buruk!
Begitu pula dengan pelintas yang berasal dari tol Medan dan Kualanamu juga bakal sampai di titik ini.
Inilah mengapa keberadaan Junction Tebing Tinggi dianggap menjadi solusi untuk memperlancar lalu-lalang dengan Medan dan Pematang Siantar.
Melansir dari situs Kementerian PUPR, keterhubungan jalan tol ini mampu menghubungkan beberapa kawasan strategis seperti Danau Toba di sektor pariwisata.
Selain itu juga memudahkan angkutan pengangkut barang yang hendak menuju kawasan industri maupun pelabuhan.
Bahkan para pemudik yang hendak melintasi jalan tol ini dan menuju bandara turut mendapatkan manfaat besar dengan adanya ruas sepanjang 7 kilometer ini.
Apabila semua konektivitas dapat terwujud, tentunya efisiensi biaya logistik dapat berimbas pada melesatnya daya saing produk nasional.
Selain itu kemudahan liburan di beberapa momentum besar bakal semakin memangkasi waktu tempuh antar daerah bagi para pemudik.
Perlu diketahui bahwa Junction Tebing Tinggi merupakan bagian dari proyek tol Kuala Tanjung – Tebing Tinggi – Parapat.
Total bentang jalan tol ini mencapai 143,25 kilometer. Pihak perusahaan konstruksi yang menggarap ruas ini adalah PT Hutama Marga Waskita.
Anggaran investasi yang termakan oleh proyek ini diketahui mencapai Rp9,9 triliun dengan skema pembiayaan KPBU.
Sebagai informasi tambahan, pembangunan ruas ini terbagi menjadi 6 seksi dengan target perampungannya di akhir 2023. ***