Berani Investasi Rp50 Miliar di Proyek Hotel Nusantara IKN Kalimantan Timur, Ternyata Emiten Properti PANI Punya Tunggakan Pajak Segini

inNalar.com – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk atau PANI adalah perusahaan properti yang semakin meroket reputasinya berkat proyek pembangunan kawasan PIK di DKI Jakarta.

Seolah tidak mau melewatkan peluang investasi potensial di Kalimantan Timur, rupanya PANI ikut andil gelontorkan miliaran rupiah untuk membangun hotel pertama di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Keikutsertaan perusahaan properti ini dipertegas melalui press release pihak manajemennya pada Jumat, 22 Desember 2023.

Baca Juga: Makan Waktu 2 Tahun dengan Biaya Rp9 Miliar, Rehabilitasi Jalan Sepanjang 2,5 Km di HSU Kalimantan Selatan Rampung Kapan?

Adapun bentuk investasi perusahaan properti ini dalam proyek pengembangan hotel di calon ibukota baru ini berupa penanaman saham minoritas senilai Rp50 miliar.

Penanaman modal tersebut diserahkannya melalui PT Kusuma Putra Alam (KPA) yang diketahui basis perusahaannya berada di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Investasi tersebut telah membuat PANI mengenggam kepemilikan KPA sebesar 11,12 persen.

Baca Juga: Gelontorkan Rp571 Miliar, Kabupaten Blora Bakal Punya Bendungan Megah dengan Luas Genangan 52,92 Ha, Rampung Pada…

Lebih lanjut, pihak perusahaan menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki hubungan afiliasi dengan PT Kusuma Putra Alam.

Sehingga dipastikan tidak ada benturan kepentingan khusus dalam penyertaan modal yang dilakukan oleh pihak PANI.

Melihat adanya potensial bisnis jangka panjang di IKN Kalimantan Timur, pihaknya juga ingin turut serta dalam pengembangan hotel di ibukota yang baru kelak.

Baca Juga: Visualnya Futuristik, JPO Pertama di Banjarbaru Kalimantan Selatan Ini Sempat Tuai Kritikan Gegara Biayanya Terlalu Jumbo, Ternyata Habis Segini

Adapun pihaknya mengungkap bahwa aksi suntik modal perusahaan ternama ini menjadi bagian dari strategi ekspansi bisnis propertinya.

Diharapkan pihak perusahaan dapat meningkatkan kinerja keuangannya dengan adanya investasi ini.

Apabila mengulik laporan keuangan kuartal III tahun 2023, rupanya PANI kini memiliki total aset yang meroket hingga Rp16,91 triliun.

Baca Juga: Terdampak Gempa dan Likuifaksi, Proyek Rekonstruksi Daerah Irigasi di Palu Sulteng Ini Bakal Aliri Lahan 5.800 Hektar, Intip Progresnya

Pendapatan perusahaan yang berhasil diraih dalam sembilan bulan terakhir mencapai Rp1,61 triliun dan trennya meningkat tajam setahun terakhir.

Pada periode serupa di tahun 2022, rupanya PANI hanya berhasil peroleh pendapatan perusahaan sebesar Rp130 miliar.

Seiring dengan kenaikan pendapatan, beban pengeluaran emiten ini pun juga menanjak, tetapi beruntunya pihaknya masih mencatatkan laba bruto Rp830 miliar.

Baca Juga: Tak Produktif 25 Tahun, Bekas Lahan Kelapa Sawit di Papua Ini Disulap Jadi Area ‘Food Estate’ Seluas 500 Hektar

Lebih dalam dari itu, rupanya PANI tercatat masih catatkan utang pajak sebesar Rp30,6 miliar.

Namun demikian, nominal utang pajaknya dalam setahun terakhir terlihat menurun dari yang semula Rp48,92 miliar.

Sebagai informasi, rencananya pihak pembangun hotel pertama di IKN Kalimantan Timur, yakni KPA, akan merampungkan pembangunan 100 kamar pertamanya pada pertengahan 2024 mendatang.

Baca Juga: Sering Terkena Banjir, Proyek Jembatan Double Box di Jabar yang Membentang di Atas Sungai Ini Akhirnya Rampung, Panjangnya…

Adapun groundbreaking pembangunan Hotel Nusantara telah dilaksanakan pada Kamis, 21 September 2023.

Dalam simbolis peletakan batu pertama pembangunan hotel tersebut, turut hadir pula pihak perusahaan Pantai Indah Kapuk Dua selaku investor yang diwakilkan oleh Sugianto Kusuma.

Konglomerat yang akrab disapa Aguan ini sempat mendapatkan apresiasi dari presiden, karena telah ikut serta berkontribusi dalam terwujudnya properti perhotelan di IKN, Kalimantan Timur. ***

Rekomendasi