Incar Pendapatan Rp46 Triliun, Laba PT Golden Energy Mines Milik Sinar Mas Group Anjlok 18 Persen pada Kuartal III 2023

inNalar.com – Perusahaan batu bara PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) mengincar pendapatan mencapai 1,56 miliar USD atau setara Rp24,39 triliun pada semester ke II 2023.

Angka tersebut dikejar untuk penuhi target pendapatan 3 miliar USD pada tahun 2023.

Sementara itu, emiten milik Sinar Mas Group ini telah mengantongi pendapatan sebesar Rp22,52 triliun di pertengahan tahun.

Baca Juga: Luasnya Lebih dari 20 Hektar, Smelter Nikel Rp69 Triliun di Sulawesi Tenggara Ini Mampu Serap 12 Ribu Tenaga Kerja?

Ambisi tersebut berlatar belakang penambahan jumlah produksi batu bara menjadi 40 juta ton tahun ini.

Pada tahun lalu, GEMS hanya sanggup memproduksi di kisaran 38,2 juta ton.

Target tersebut cukup masuk akal dengan prediksi harga batu bara yang akan membaik di akhir tahun.

Baca Juga: Serap 2.320 Pekerja! Pabrik Kelapa Sawit Rp2 T di Kalimantan Selatan Diklaim Mampu Tingkatkan Devisa Negara, Benarkah?

Harga batu bara membaik akibat dari kebutuhan musim dingin di negara-negara kawasan Eropa dan Asia Timur.

Berdasarkan analisa PT Golden Energy Mines, harga baru bara diperkirakan bisa mencapai kisaran 58 hingga 60 USD per ton.

Perusahaan diuntungkan dengan penggunaan kembali PLTU di negara-negara eropa.

Baca Juga: Guyurkan 170 Juta Dolar AS, PSAB Sudah Kantongi Proyek Tambang Emas Jumbo di Sulawesi Utara, Mulai Beroperasi Tahun…

Selain itu, manajemen juga mengungkapkan bahwa pasar batu bara dalam negeri masih bagus dengan serapan 32 persen dari total penjualan perseroan.

Diperkirakan margin profitnya pada kisaran 15 persen dari pendapatan sebagaimana telah terealisasi pada semester pertama.

Diketahui bahwa pada triwulan III, GEMS telah mengumumkan laporan keuangan resminya.

Baca Juga: Gandeng China, Smelter Nikel Rp6 Triliun di Kalimantan Selatan Ini Mampu Serap 10 Ribu Pekerja, Kapan Rampung?

Golden Energy Mines mencatatkan pendapatan dari kontrak senilai Rp31,82 triliun atau 2,05 miliar USD.

Angka tersebut turun 0,46 persen dibanding periode yang sama tahun lalu mencapai 2,06 miliar USD.

Meskipun begitu, beban pokok penjualan dan pendapatan korporasi ini ternyata naik sebesar 1,2 miliar USD, sedangkan pada tahun sebelumnya mencapai 1,1 miliar USD.

Baca Juga: Pangkas 618,5 Ton Emisi Karbon, PLTS Milik Perusahaan Tambang Batu Bara PTBA Ada di Dua Lokasi Berbeda, Setara Tanam 847 Pohon?

Jadi laba bruto yang didapat pada tahun 2023 mencapai 826 juta USD dan ditahun sebelumnya mencapai 931 juta USD.

Jika dikurangkan dengan beberapa beban pajak dan sebagainya, maka jumlah laba yang didapat oleh GEMS mencapai 393 juta USD.

Angka tersebut anjlok 18,3 persen jika dibandingkan dengan laba bersih pada tahun lalu mencapai 481 juta USD.***

Rekomendasi