

inNalar.com – Seperti yang diketahui, daerah di Kalimantan Timur (Kaltim) nantinya direncanakan akan menjadi Ibu Kota baru di Indonesia.
Meski begitu, ternyata hingga saat ini diketahui masih terdapat jalan rusak di daerah Kaltim.
Maka dari itu, Pemprov Kaltim sedang melaksanakan perbaikan jalan yang sudah rusak.
Diketahui jalanan rusak di daerah Provinsi Kaltim kurang lebih mencapai 1500 km.
Tentu angka tersebut terhitung banyak, mengingat Kaltim sendiri direncanakan akan menjadi kawasan maju dengan Ibu Kota baru pada tahun mendatang.
Dilansir onNalar.com dari diskominfo.kaltimprov.go.id, dalam rangka memperbaiki jalan rusak tersebut, Pemprov telah menyiapkan anggaran sebesar Rp840 miliar agar dapat memperbaikinya.
Sementara itu pada tahun ini, Pemprov Kaltim telah memperbaiki ruas jalan provinsi yang panjangnya mencapai 67 km.
Adapun jalan yang dimaksud yaitu ruas Simpang Patung Lembuswana-Sebulu di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Ada pula Simpang 4 Kaliorang-Talisayan yang menjadi penghubung antara Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau.
Ditambah lagi terdapat jalan Tanjung Redeb-Talisayan di Kabupaten Berau yang akan diperbaiki.
Sekedar informasi, diketahui perbaikan jalan Provinsi Kalimantan Timur ini tengah dilaksanakan.
Karena pelaksanaan dan anggaran yang diperlukan tersebut sudah dimasukan ke dalam e-katalog.
Sementara itu, Pemprov Kalimantan Timur juga memiliki target memperbaiki jalan yang pada akhir tahun 2022 sebesar 77,5% menjadi sekitar 82% di akhir tahun 2023.
Jika sesuai target dan rencana, maka tak akan ada lagi jalan rusak ataupun jalan bergelombang dari patung Lembuswana sampai Sebulu.
Perbaikan pada jalan rusak ini tentu cukup penting, guna mendukung Kalimantan Timur yang akan jadi Ibu Kota baru di Indonesia.
Dalam menyongkong Ibu Kota baru tersebut, pemerintah juga telah menganggarkan Rp8 triliun untuk pembuatan jalan menuju ke IKN.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi