Muat Tampung 3.000 Jamaah, Proyek Masjid Agung di Banjarbaru Kalimantan Selatan Ini Bakal Sedot Anggaran 2 Periode, Ternyata Biayanya…

inNalar.com – Kalimantan Selatan akan memiliki sebuah masjid agung yang diproyeksikan menjadi ikon baru bagi Kota Banjarbaru.

Penamaannya bakal diambil dari seorang tokoh ulama yang sangat dicintai masyarakat Kalimantan Selatan, siapa kah itu?

Sosok yang bakal digunakan namanya sebagai infrastruktur ibadah ini adalah Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari.

Baca Juga: Sudah Genggam Kontrak Rp52,7 Triliun, Waskita Karya Masih Sukses Dominasi 10 Proyek Elit IKN di Kalimantan Timur dengan Nilai Fantastis

Penggunaan nama yang merujuk pada satu tokoh agama besar ini menjadi salah satu bentuk penghormatan tersendiri atas jasa dan pengaruhnya.

Lantas, sudah sampai tahap apa Proyek Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari ini?

Perlu diketahui bahwa pembangunan rumah ibadah ini sudah mulai diproses pihak kontraktor pembangunan, tetapi warga Banjarbaru agaknya perlu bersabar terlebih dahulu.

Baca Juga: Anggarannya Rp330 Miliar, Proyek Revitalisasi Pasar di Sumatera Selatan Ini Malah Bikin Pedagang Rugi Rp8,4 M, Kok Bisa?

Pasalnya bangunan ikonik yang dibangun untuk menampung 3.000 jamaah ini diproyeksikan bakal selesai tahun 2024.

Pengerjaan tiang pancang telah dilaksanakan pada Bulan Oktober lalu, sehingga diharapkan progres terkini sudah mulai masuki tahap selanjutnya.

Garapan setelahnya adalah pengerjaan balken, dilanjutkan dengan pemasangan plat lantai hingga mulai mengerjakan bagian struktur bangunan.

Baca Juga: Dibangun Abad ke-18, Benteng dengan 8 Meriam Ini Jadi Simbol Ketahanan dan Kekuatan di Pulau Penyengat

Rupanya asal muasal keberadaan proyek masjid raya ini dibangun atas inisiasi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.

Sementara kontraktor pembangun yang diutus untuk mengeksekusi proyek ini adalah PT Adhi Karya (Persero) Tbk.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengungkap bahwa nantinya masji ini bakal menjadi ikon kebanggan warga Kota Banjarbaru.

Baca Juga: Digagas sejak 1980, Jembatan Ikonik Senilai Rp235 Miliar di NTT Ini Akhirnya Dibangun Puluhan Tahun Kemudian, Teknologinya yang Pertama?

Ukurannya yang cukup luas dan melega ini juga diproyeksikan bakal menjadi salah satu pusat ibadah terbaru di Kalimantan Selatan.

Sebagai informasi, lahan yang bakal terbabat oleh proyek ini luasnya mencapai 11,75 hektar, sedangkan untuk bangunannya akan melega hingga 4.650 meter persegi.

“Ini akan menjadi masjid rayanya Provinsi Kalimantan Selatan karena berlokasi di Ibu Kota Provinsi Kalsel yakni Kota Banjarbaru,” ujar Sahbirin Noor, dikutip inNalar.com dari Diskominfo Kalsel.

Baca Juga: Terungkap! 3 Alasan Federico Dimarco Perpanjang Kontrak dengan Inter Milan Sebelum Bursa Transfer Januari Dibuka

Bagaimana tidak, proyek pembangunan tempat ibadah ini rupanya bakal menelan dana fantastis hingga pengerjaannya dicicil menggunakan anggaran dua kali periode.

Apabila merujuk pada data LPSE, calon masjid raya ini bakal menelan pagu anggaran APBD 2023 dan 2024.

Adapun porsi pembiayaannya untuk tahap pertama akan dialirkan dana dari APB 2023 sebesar Rp80 miliar.

Baca Juga: Kuras Investasi Rp1,7 Triliun, Proyek SPAM di Jawa Barat Ini Diprediksi Bisa Stop Penurunan Permukaan Tanah Jakarta

Selanjutnya untuk pendanaan pembangunan selanjutnya, bakal mengambil porsi APBD 2024 sebesar 41 miliar.

Dengan demikian, total pembiayaan untuk realisasi proyek masjid agung khas Banjarbaru ini berjumlah Rp121 miliar.

Sebagai gambaran, nantinya desain bangunan bakal berbentuk limas dilengkapi dengan embung dan danau agar lanskap kawasan tempat ibadah ini semakin cantik.

Baca Juga: Sempat Terganjal Korupsi, Proyek BTS 4G Resmi Berdiri di Sulawesi Utara, Tak Perlu Naik Gunung Lagi Guna Akses Internet!

Lebih lanjut, diungkap pula oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor mengenai kendala pembangunannya yang cukup menantang karena bahan-bahan material dikirim dari dua kota besar di Pulau Jawa.

Kedua kota besar yang dimaksudkan sebagai pemasok bahan material ini adalah Jakarta dan Surabaya. ***

Rekomendasi