Bentuknya Tak Lazim, Proyek Rp973 Miliar di Kalimantan Timur Ini Siap Bikin Kaum Muslim Tercengang, Intip Konsepnya!

inNalar.com – Hutama Karya (HK) pada tahun 2023 ini secara resmi telah menandatangani kontrak pembangunan Gedung dan Kawasan Masjid Negara di Ibu Kota Nusantara (IKN).

Proyek pembangunan Gedung dan Kawasan Masjid Negara yang akan dikontraktori oleh Hutama Karya tersebut diketahui akan menelan dana miliaran rupiah.

Berdasarkan data informasi yang dikutip dari laman resmi HK, anggaran dana proyek Masjid IKN tersebut senilai Rp973 miliar.

Baca Juga: Perbaiki Jalan Rusak, Pemprov Kalimantan Timur Gelontorkan Rp840 Miliar untuk Sambut Ibu Kota Baru, Daerah Mana?

Nantinya, bangunan Gedung dan Kawasan Masjid Ibu Kota Nusantara ini akan bertempat di lahan seluas 32.124 meter persegi.

Diperkirakan, bangunan masjid yang dibangun dengan anggaran senilai miliaran rupiah tersebut dapat menampung hingga 16.000 jama’ah.

Selain dapat menampung hingga puluhan ribu jama’ah, kawasan masjid IKN tersebut juga akan dilengkapi dengan plaza, bangunan penunjang, hingga bangunan komersial.

Baca Juga: Muat Tampung 3.000 Jamaah, Proyek Masjid Agung di Banjarbaru Kalimantan Selatan Ini Bakal Sedot Anggaran 2 Periode, Ternyata Biayanya…

Berdasarkan peninjauaan, lokasi dari kawasan masjid negara ini berada di zona pemerintahan SUB BWP 1A, Kabupaten Penajem Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

Kemudian, kawasan masjid negara ini juga akan direncanakan menjadi sebuah landmark yang ditempatkan di kawasan permukiman selatan inti pusat pemerintahan.

Lalu, kira-kira seperti apa teknologi yang akan digunakan untuk pembangunan Gedung dan Kawasan Masjid IKN tersebut, berikut informasinya.

Baca Juga: Sudah Genggam Kontrak Rp52,7 Triliun, Waskita Karya Masih Sukses Dominasi 10 Proyek Elit IKN di Kalimantan Timur dengan Nilai Fantastis

Teknologi pertama yang akan digunakan untuk pembangunan proyek senilai miliaran rupiah tersebut adalah teknologi struktur pracetak.

Kemudian, teknologi kedua yang akan digunakan untuk pembangunan kawasan masjid IKN adalah penggunaan material ramah lingkungan.

Sedangkan yang terakhir adalah penggunaan penyediaan materi air sebagai teknologi ramah lingkungan.

Baca Juga: Anggarannya Rp330 Miliar, Proyek Revitalisasi Pasar di Sumatera Selatan Ini Malah Bikin Pedagang Rugi Rp8,4 M, Kok Bisa?

Dilansir dari laman resmi instagram @hutamakarya, pembangunan Masjid Negara di IKN Nusantara ini dibangun berdasarkan filosofi yang menggambarkan konsep tak terhingga ilahiah.

Selain itu, konsep pembangunan masjid negara di IKN tersebut juga sejalan dengan salah satu visi IKN yaitu Kawasan Berkelanjutan.

Menurut informasi, design dalam pembuatan masjid ini mengandung unsur ‘Tawaf, Sorban, dan Galaxy’.

Baca Juga: Digagas sejak 1980, Jembatan Ikonik Senilai Rp235 Miliar di NTT Ini Akhirnya Dibangun Puluhan Tahun Kemudian, Teknologinya yang Pertama?

Tiga unsur ini akan dipadukan untuk menciptakan proyek masjid negara di Kalimantan Timur yang berkelas dunia.***

Rekomendasi