

inNalar.com – Julukan bupati termiskin se-Indonesia diberikan kepada Yuli Hastuti setelah laporan harta kekayaannya menjadi sorotan. Status ini melekat pada dirinya sejak terpilih sebagai Bupati Purworejo usai Pilkada 2024.
Namun alih-alih mendapatkan kritik, Yuli justru mendapatkan simpati karena gaya hidup sederhana dan keterbukaan yang jarang dimiliki pejabat publik.
Wanita kelahiran Magelang tahun 1963 ini telah lama berkecimpung di dunia pemerintahan.
Baca Juga: Intip Kekayaan Hidayat Arsani, Gubernur Terkaya di Bangka Belitung: Tembus Rp65 Miliar!
Sebelum menduduki jabatan bupati, ia lebih dulu menjabat sebagai Ketua DPRD dan Wakil Bupati di kabupaten yang sama.
Yuli merupakan kader dari Partai Golkar yang dikenal sebagai pribadi yang tenang, konsisten, dan jarang tampil mencolok.
Pada Pilkada 2024, Yuli mencalonkan diri bersama Dion Agasi yang mendampinginya sebagai wakil bupati.
Baca Juga: Terungkap! Ini 3 Kepala Daerah Terkaya di Lampung, Nomor 1 Kantongi Aset Miliaran Rupiah
Kehadiran keduanya dinilai sebagai kombinasi yang pas antara sosok berpengalaman dan figur muda.
Yuli meraih gelar pendidikannya dari Universitas Darum Ulum Islamic Center Sudirman (Undaris) di Semarang.
Dari sanalah ia mulai menapaki karier di pemerintahan dan tidak pernah jauh dari dunia politik lokal.
Baca Juga: Terungkap! Ini Daftar Kepala Daerah Terkaya di Gorontalo, Ada yang Hartanya Tembus Rp14 Miliar
Selama berkarier, Yuli dikenal sebagai pemimpin yang sederhana dan tenang, yang membuatnya mudah diterima masyarakat.
Sikap itu juga terlihat dari laporan harta kekayaannya yang tergolong sangat sederhana untuk ukuran seorang kepala daerah.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada April 2025, Yuli hanya memiliki total kekayaan sebesar Rp712 juta.
Nominal harta ini terdiri dari beberapa aset seperti satu unit mobil Toyota Kijang Innova tahun 2021 senilai Rp385 juta, sepeda tua seperti Simplex dan Gazele, serta harta bergerak lainnya.
Jika digabungkan dengan kas dan setara kas, jumlah total kekayaannya berada di bawah satu miliar rupiah.
Yuli bahkan tidak memiliki aset tanah, bangunan, surat berharga, maupun utang.
Laporan tersebut juga sudah dinyatakan lengkap dan sah secara administratif oleh KPK.
Semua informasi mengenai harta kekayaannya pun dipublikasikan resmi melalui laman LKHPN KPK, sebagai bentuk transparansi yang diwajibkan oleh undang-undang.
Keterbukaan yang ditunjukkan Yuli Hastuti ini mendapatkan banyak apresiasi karena di tengah banyaknya isu korupsi di pemerintahan daerah, ia menunjukkan sikap yang berbeda.
Masyarakat Purworejo bahkan mengungkapkan kebanggaannya atas kepemimpinan sang bupati.
Label bupati termiskin yang dulu terdengar seperti sindiran, kini justru berubah sebagai bentuk penghormatan.
Harta kekayaan Yuli Hastuti pun akhirnya dipandang sebagai cerminan dari sikap dan gaya hidupnya yang sederhana.
Dengan harta yang sederhana, ia menunjukkan bahwa jabatan adalah bentuk tanggung jawab, bukan sekadar untuk mencari keuntungan pribadi.
Demikian ulasan harta kekayaan Yuli Hastuti yang dikenal sebagai bupati termiskin dan kini menjabat sebagai Bupati Purworejo periode 2025-2030.
(Titah Arkanul Ummami)
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi