Peroleh Dana Rp12 Miliar, PLN Dapat Dukungan Green Loan Guna Percepat Program Transisi Energi Ramah Lingkungan

inNalar.com – Salah satu perusahaan yang berkomitmen melaksanakan program transisi energi adalah PT PLN (Persero).

Baru-baru ini sendiri PT PLN berhasil mendapat dukungan green loan atau pembiayaan hijau dari beberapa lembaga keuangan.

Jumlah yang diterima pun bukan angka yang sedikit melainkan mencapai Rp12 miliar.

Baca Juga: Kucurkan Dana Jumbo Rp250,8 Miliar, 3 Jembatan yang Berusia Lebih dari 40 Tahun Ini Akhirnya Dibangun Kembali, Baru Diresmikan pada…

Hal ini tentu menjadi sebuah bukti bahwa perusahaan listrik milik negara ini terus berkomitmen dalam mempercepat pengembangan energi hijau.

Melansir dari Antara, Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN mengungkapkan bahwa dukungan dari beberapa lembaga keuangan nasional ini membuktikan bahwa Indonesia sekarang ini memiliki kekuatan dalam mewujudkan transisi energi.

Ia juga menerangkan bahwa PLN mempunyai langkah strategis untuk mendorong Indonesia menjadi negara hijau yang ramah lingkungan.

Baca Juga: Telan Biaya Rp1,4 Triliun, Bendungan Raksasa di Bojonegoro Jawa Timur Ini Bakal Irigasi Lahan Produktif Warisan Hindia Belanda Seluas 62.000 Ha

Sementara itu, Sinthya Roesly selaku Direktor Keuangan PLN mengungkapkan bahwa pihaknya memang memerlukan berbagai kerja sama pembiayaan agar program transisi energi dapat dijalankan.

Menurutnya, green loan yang berhasil diperoleh tersebut adalah bentuk kepercayaan dari lembaga keuangan nasional untuk menjalankan program strategis ini.

Ia juga menjelaskan bahwa salah satu kunci dalam mempercepat target Net Zero Emission atau NZE di tahun 2060 adalah pinjaman dengan biaya murah.

Baca Juga: Kuras Cuan Rp30 Miliar, Terminal di Madiun yang Baru Diresmikan Jokowi Ini Usung Konsep Green Building, Luas Lahannya…

Seperti halnya yang sudah diwujudkan ini. Terlebih ke depannya PLN juga masih memerlukan investasi dengan angka besar.

Adanya kerja sama ini juga menjadi momen terbaik bagi perusahaan. Pihaknya juga akan melakukan eksplorasi skema pembiayaan lainnya dala mendukung program tersebut.

Penandatanganan beberapa fasilitas pinjaman dengan sejumlah pihak ini sendiri sebelumnya telah dilakukan di Kantor Pusat PLN pada 29 Desember 2023 lalu.

Baca Juga: Datangkan Alat Bantu dari China, Proyek Senilai USD 2,312 Juta di Sulawesi Tenggara Siap Dirampungkan Tahun Ini

PLN melakukan penandatanganan perjanjian sindikasi dengan beberapa perusahaan keuangan.

Seperti PT Bank Negara Indonesia, PT Bank Mandiri, PT Bank Central Asia, hingga PT Bank Syariah Indonesia.

Tidak hanya sampai disitu, perusahaan yang bergerak di bidang energi listrik ini juga memperoleh fasilitas pinjaman bilateral dari PT Sarana Multi Infrastruktur.

Baca Juga: 2 Tahun Mangkrak! Proyek Jembatan di Batang Kembali Dapat Kucuran Dana dari Pemprov Jateng Senilai Rp3,8 Miliar, Hasilnya…

Fasilitas pembiayaan hijau in sendiri dilakukan lewat skema konvensional sebesar Rp9 triliun dan syariah Rp1 triliun.

Kemudian untuk green loan dari pinjaman bilateral skema konvensional sebesar Rp1 triliun dan syariah Rp1 triliun.

Adapun fasilitas pembiayaan ini dilakukan secara berjangka dalam rentang waktu selama 10 tahun.

Baca Juga: Tambah Kapasitas 20 Juta Ton, Bukit Asam Gaet KAI Garap Fasilitas Angkutan Batu Bara di Muara Enim Sumatera Selatan, Pangkas Biaya Angkut 120 Truk?

Tujuannya adalah untuk mendanai proyek infrastruktur ketenagalistrikan maupun program lainnya yang memenuhi persyaratan dan kriteria kelayakan sesuai PLN Green Financing Framework.***

 

Rekomendasi