

inNalar.com – Proyek pengerjaan jalan aspal di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dikonfirmasi tidak dikerjakan hingga selesai.
Tidak dapat disangkal bahwa warga Desa Sungai Sipai, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, sebagai pengguna jalan pun menyoroti pengerjaan jalan tersebut.
Mereka protes terhadap para pekerja jalan aspal, sebab pengerjaan jalan aspal yang dilintasi desanya tersebut tidak dikerjakan hingga selesai.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi antaranews.com, dikonfirmasi bahwa panjang keseluruhan jalan adalah tiga kilometer.
Sedangkan, ruas jalan yang diketahui tidak diperbaiki tersebut sekitar 600 meter lebih.
Kondisi jalan yang tidak diperbaiki tersebut membuat keluh kesah warga, sebab akan membuat pelintas jalan terganggu.
Apalagi, jalan rusak yang tidak sekaligus diperbaiki tersebutdalam kondisi rusak parah dan berdebu.
Tokoh masyarakat Desa Sungai Sipai, Kalimantan Selatan Haji Junaidi pun memberikan tanggapannya.
Ujarnya, para masyarakat menyayangkan pengaspalan tanggung dikerjakan, sebab seluruh warga menginginkan seluruh jalan diaspal.
Sehingga, sepanjang jalannya mulus beraspal, dan membuat nyaman saat dilintasi.
Munurut Junaidi pula, pihaknya telah menanyakan hal terkait kepada kontraktor pelaksana.
Namun, dari pihak kontraktor menyatakan bahwa sisa badan jalan yang tidak diaspal tersebut karena masih dalam pemeliharaan proyek pengerasan menjelang Haul Guru Sekumpul di kediaman Gubernur Kalimantan Selatan.
Mengutip dari laman resmi LPSE Kabupaten Banjar, diketahui bahwa proyek pemerliharaan berkala ruas Jalan Cindai Alus-Batas Kita tersebut dikerjakan dengan pagu anggaran Rp9 miliar.
Adapun ruas jalan meliputi Jalan Veteran, Desa Sungai Sipai, hingga ke Tungkaran.
Sebagian ruas jalan yang belum diaspal tersebut kabarnya akan segera dikerjakan setelah proses tender selesai dan memperoleh pendanaan lagi.
Kabar terbaru hingga bulan November 2023, proyek pengaspalan jalan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan tersebut akhirnya telah selesai diperbaiki secara keseluruhan.***