

inNalar.com – PT United Tractors Tbk (UNTR) tampak mulai rajin merambahkan bisnisnya di sektor energi berkelanjutan melalui anak usahanya.
Hal ini terlihat saat PT United Tractors Tbk mengumumkan bahwa anak usahanya, yakni PT Energia Prima Nusantara (EPN) resmi andil dalam saham pemilik salah satu PLTP yang berada di Muara Enim, Sumatera Selatan.
Melalui keterbukaan informasi pada Kamis, 4 Januari 2024, perusahaan batu bara ini mengumumkan bahwa anak usahanya, yakni EPN telah resmi menyelesaikan transaksi sahamnya dengan PT Supreme Energy Sriwijaya (SES).
Dengan penyelesaian transaksi yang dilakukan antara EPN dan SES, secara resmi UNTR pun kini melebarkan sayap bisnisnya di bidang energi hijau.
Usai transaksi pengambilalihan saham rampung, EPN secara resmi andil mengambil bagian saham baru dalam SES sebanyak 984.127 lembar.
Itu berarti, PT Energia Prima Nusantara resmi menggenggam 49,6 persen saham PT Supreme Energy Sriwijaya.
Lebih lanjut, UNTR menyampaikan bahwa tertanggal 27 Desember 2023 transaksi tersebut telah ditutup karena seluruh persyaratan dalam perjanjian telah dipenuhi oleh anak usahanya.
EPN pun diketahui telah merampungkan transaksi pembayaran saham yang diambil alih oleh pihaknya.
Adapun besaran nilai transaksi pengambilalihan saham dengan porsi tersebut sebesar USD 51,87 juta.
Dengan begitu, Kemenkumham RI pun turut mengeluarkan Surat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar pada Rabu, 3 Januari 2024.
Sehingga kini anak United Tractors, yakni EPN telah resmi menjadi pemegang 49,6 persen saham di perusahaan energi panas bumi, SES.
Sebagai informasi, PT Supreme Energy Sriwijaya bergerak di bidang listrik berbasis energi hijau bebas karbon yang memasok listrik Sumatera melalui transmisi PT PLN (Persero).
Lebih lanjut, perusahaan pembangkit listrik tenaga panas bumi ini adalah pemegang saham PT Supreme Energy Rantau Dedap (SERD) yang diketahui memiliki lisensi izin panas bumi berkapasitas 2 x 49 Megawatt.
Salah satu PLTP miliknya adalah pembangkit listrik berbasis tenaga panas bumi yang telah beroperasi di Kabupaten Lahat dan Muara Enim, Sumatera Selatan.
Ada pula dua proyek panas bumi lainnya yang dimilik oleh PT Supreme Energy Sriwijaya, yakni PLTP di Sumatera Barat dan Lampung.
Perusahaan energi panas bumi ini dibidik oleh United Tractors karena memiliki usaha berbasis green energy yang menjadi bagian dari strategi keberlanjutan perusahaannya hingga 2030.
Dengan andilnya emiten batu bara terkemuka dalam bisnis tenaga panas bumi, diharapkan UNTR mampu melebarkan lagi usahanya di bidang bisnis energi baru terbarukan, salah satunya di SES ini. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi