Paling Miskin di Antara Pejabat! Ternyata Cuma Segini Harta Wali Kota Metro Lampung


inNalar.com –
Saat sebagian besar kepala daerah dikenal dengan kekayaan besar, sosok Eko Bambang Santoso justru hadir dengan cerita berbeda.

Resmi menjabat Wali Kota Metro Lampung, Eko langsung jadi sorotan bukan karena gemerlap kekayaan, melainkan karena tercatat sebagai wali kota dengan harta paling sedikit di provinsi ini.

Bedasarkan dokumen resmi LHKPN yang dirilis pada Februari 2025, total harta kekanyaannya terbilang kecil, hanya sekitar Rp 1,97 miliar.

Baca Juga: Inilah Sosok Kepala Daerah Terkaya di Jawa Timur versi LHKPN 2025, Baru Jabat Wakil Bupati Kekayaan Meroket

Angka itu jelas jauh dari gambaran “pejabat tajir” yang kerap menghiasi pemberitaan nasional.

Lebih mencolok lagi, sebagian besar kekayaan Eko bersumber dari rumah dan sebidang tanah seluas 203 meter persegi di Jakarta Timur.

Dari asset tersebut dilaporkan berstatus hibah tanpa akta dengan nilai sekitar Rp 1,49 miliar.

Baca Juga: Intip Kekayaan Rp34 Radityo Egi Pratama, Pemimpin Daerah Termiskin di Lampung

Selain itu, ia hanya memiliki tiga kendaraan sederhana, diantaranya yaitu:

-Satu unit mobil Toyota Avanza keluaran 2008

-Sepeda motor merk Honda Vario tahun 2014

-Honda Megapro tahun 2004

Seluruh kendaraan tersebut diperoleh dari hasil jerih payah pribadi, dengan total nilai yang bahkan belum menyentuh Rp 150 juta.

Untuk harta bergerak lainnya, nilainya hanya Rp 10 juta. Adapun simpanan uang yang mudah dicairkan miliknya tercatat sekitar Rp 325 juta.

Lalu, didalam laporan periodiknya sama sekali tidak ada catatan mengenai surat berharga, usaha sampingan, atau aset tambahan lainnya.

Potret ini membuatnya berbeda dari kebanyakan kepala daerah yang sering dikaitkan dengan rumah megah dan koleksi kendaraan mewah.

Hal itu faktanya malah terbalik. Laporan Eko justru menunjukkan gaya hidup yang  sederhana, bahkan jauh dari kesan berlebihan.

Namun, kesederhanaan ini sekaligus memunculkan tanda tanya.

Apakah benar data tersebut sudah mencerminkan kondisi sebenarnya, atau justru masih ada yang belum tercatat?

Oleh karena itu, seharusnya keterbukaan laporan ini patut diapresiasi. Publik juga setidakya dapat memiliki gambaran bahwa tidak semua pejabat daerah hidup dengan limpahan harta.

Kini, sosok walikota metro terbaru menjadi figur yang menarik perhatian. Bukan karena kekayaan, melainkan karena kesederhanaannya yang jarang ditemui di kalangan pejabat wali kota.

Di tengah sorotan publik terhadap gaya hidup mewah para pemimpin, catatan ini memberi warna berbeda. Ia menunjukkan bahwa kepemimpinan tidak selalu identik dengan harta berlimpah.

Dengan begitu, apakah kesederhanaan yang tampak di atas kertas akan selaras  dengan kebijakan dan gaya kepemimpinan Eko Bambang Santoso selama memimpin kota metro Lampung?***(Ahmad Nuryogi Ardiansyah)

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]