

inNalar.com – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) merupakan salah satu perusahaan penghasil murni emas terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.
ARCI memiliki 100 persen tambang emas Toka Tindung, yakni tambang emas murni yang berlokasi sekitar 35 Km Timur Laut dari Manado.
Dilansir inNalar.com dari archiindonesia.com, perusahan ini memiliki sejarah panjang yang membanggakan dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi, penemuan, pengembangan, dan operasional.
Sejak berdiri pada tahun 2009. korporasi ini telah memproduksi sekitar 1,9 juta ton emas sampai tahun 2020.
Pada periode terbaru ini di triwulan III 2023, PT Archi Indonesia Tbk telah mengumumkan laporan keuangan resminya.
Diketahui bahwa, Jumlah penjualan dan pendapatan usahanya mencapai 172 juta USD atau setara Rp2,6 triliun.
Angka tersebut dikurangkan dengan beban pokok penjualan sebesar 123 juta USD atau setara Rp1,9 triliun.
Maka dari itu, laba brutonya mencapai 48 juta USD atau setara dengan Rp744 miliar.
Setelah dikurangkan dengan berbagai beban dan pajak, maka laba bersih PT Archi Indonesia Tbk sejumlah 11,2 juta USD atau setara Rp173,6 miliar.
Jumlah tersebut mengalami penurunan sebesar Rp60,5 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada periode yang sama yakni mencapai 15,1 juta USD atau setara Rp234 miliar.
Alami kemerosotan jumlah keuntungan, diketahui bahwa jumlah Utang korporasi ini semakin membengkak.
Jumlah utang jangka pendeknya sebesar 123 juta USD atau setara Rp1,9 triliun.
Sementara itu, jumlah utang jangka panjangnya sebesar 410,7 juta USD atau setara Rp6,3 triliun.
Jadi, secara keseluruhan jumlah utang ARCI sebesar 534 juta USD atau setara Rp8,2 triliun.
Angka tersebut mengalami peningkatan hingga dibandingkan pada triwulan III 2022 yakni mencapai Rp7,2 triliun.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi