Hasilkan Energi Bersih 39 Gigawat Hour per Tahun, Provinsi Lampung Kini Punya 2 Unit Pembangkit Listrik EBT Berkapasitas 2 x 3,5 MegaWatt

inNalar.com – PT PLN Unit Induk Distribusi atau UID Lampung terus berkomitmen untuk mewujudkan program Net Zero Emission atau NZE di tahun 2060 mendatang.

Terbukti dengan kerja sama yang dilakukan antara PLN UID Lampung dengan PT Uway Energi Perdana dalam mengoperasikan dua unit pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan atau EBT.

Tepatnya yakni Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro atau PLTM Besai Kemu di Kec. Bukit Kemuning, Kab. Lampung Utara sejak 8 Januari 2024 lalu.

Baca Juga: Kenyam Waktu 10 Tahun, Bendungan Senilai Rp2,2 Triliun di Banten Ini Baru Diresmikan Tahun Ini: Begini Penampakannya!

Sebanyak 2 unit PLTM ini memiliki kapasitas 2 x 3,5 MegaWatt (MW) sehingga saat ini bauran Energi Baru Terbarukan di subsistem Lampung mencapai 42 persen.

Angka tersebut tercatat sudah berada di atas target Rencana Umum Energi Nasional atau RUEN di tahun 2033.

Melansir dari Antara, Saleh Siswanto selaku General Manager PLN UID Lampung mengungkapkan rasa syukurnya atas suksesnya pengoperasian pembangkit listrik ini.

Baca Juga: Real Madrid Susun Rencana ‘Licik’ Menangkan Persaingan dengan Manchester United Boyong Jeremie Frimpong

Menurutnya, ini adalah pembangkit listrik yang efektif dalam berkontribusi menaikan rasio bauran EBT atau energi hijau di provinsinya.

Jika dalam keadaan kormal, PLTM Besai Kemu ini mampu berkapasitas hingga 2 x 3,5 MegaWatt dengan energi bersih yang dihasilkan mencapai 39 Gigawat Hour per tahunnya.

Tidak hanya itu, PLTM Besai Kemu juga termasuk teknologi ramah lingkungan karena memanfaatkan aliran air yang diubah menjadi energi mekanik dalam menggerakan turbin generator.

Baca Juga: Katanya Gerus Rp10 Triliun, Terowongan Bawah Laut di Kalimantan Timur Ternyata Baru Masuk Tahap Ini

Dengan begitu, dapat diperoleh energi listrik yang hijau dan bersih.

PLTM Besai Kemu juga tercatat sebagai salah satu pembangkit dengan Independent Power Produser.

Kemudian termasuk juga sebagai pembangkit listrik tenaga mini hidro ketiga yang telah beroperasi di Lampung. Tepatnya setelah PLTM Batu Brak serta PLTM Sukarame.

Baca Juga: Hanya 31,7 Juta Kilo Liter, BPH Migas Catatkan Penurunan Angka Penyaluran BBM Pertalite di Tahun 2024

Asep Iwan Gunawan yang merupakan Presiden Direktur PT Uway Energi Perdana menjelaskan bahwa pembangunan pembangkit listrik ini sudah beroperasi 100 persen dengan baik.

Proyek ini telah sukses dibangun dapat dapat beroperasi berkat dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak.

Ia berharap agar pembangkit tersebut dapat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Baca Juga: SUN Energy Kolaborasi dengan Perusahaan Asal Jember Kembangkan PLTS Atap, Mampu Reduksi Emisi Karbon hingga 422 Ton Per Tahun

Kehadirannya juga menjadi salah satu  upaya dalam menyediakan energi bersih bagi penduduk lokal.

Selain itu, listrik yang dihasilkan juga membantu menguatkan pasokan bagi subsistem listrik di wilayah Lampung.

PLTM Besai Kemu juga dapat menyerap tenaga kerja baru bagi masyarakat sekitar khususnya mereka yang tinggal di Kec. Bukit Kemuning, Kab. Lampung Utara.***

Rekomendasi