Dibangun Abad-15, Masjid Kuno di Lombok Utara Ini Tidak Dipakai Beribadah Setiap Hari, Malah Digunakan Ketika…

inNalar.com – Lombok merupakan suatu daerah yang dijuluki dengan sebutan pulau 1000 masjid.

Julukan tersebut tidak disematkan tanpa alasan, hal tersebut dikarenakan di Lombok terdapat banyak masjid.

Salah satu masjid tertua di Lombok ini dikenal dengan nama masjid Bayan Beleq.

Baca Juga: Kenyam Waktu 10 Tahun, Bendungan Senilai Rp2,2 Triliun di Banten Ini Baru Diresmikan Tahun Ini: Begini Penampakannya!

Lokasinya berada di jalan Labuan Lombok, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara.

Masjid ini diperkirakan dibangun pada abad ke-15 atau 500 tahun yang lalu.

Hingga kini, tak seorang pun tahu siapa yang membangun masjid kuno ini.

Baca Juga: Jadwal Malaysia Open 2024 Hari Kedua: Ujian Berat Ganda Putra Indonesia!

Dilansir inNalar.com dari disbupar.ntbprov.go,id, ada pula yang mengatakan bahwa tempat ibadah ini dibangun oleh Syeh Gaus Abdul Razak.

Diketahui bahwa Syeh Gaus Abdul Razak adalah seorang penyebar agama Islam di Bayan dan ia membangunnya pada sekitar abad ke-16.

Bentuk masjid ini sangat sederhana dan menjadikannya tidak mudah untuk dikenali dari tepi jalan.

Baca Juga: SUN Energy Kolaborasi dengan Perusahaan Asal Jember Kembangkan PLTS Atap, Mampu Reduksi Emisi Karbon hingga 422 Ton Per Tahun

Bangunannya memiliki ukuran 9×9 meter dimana dinding-dindingnya rendah dan terbuat dari anyaman bambu.

Atapnya berbentuk tumpang yang disusun dari bilah-bilah bambu, sedangkan fondasi lantainya terbuat dari batu-batu kali.

Sementara itu, lantai masjid terbuat dari tanah liat yang telah ditutupi tikar buluh.

Baca Juga: Jembatan Gantung Paling Ekstrem Sepanjang 30 Meter di Jogja Ini Jadi Wisata yang Paling Diburu Pencinta Adrenalin, Berani Coba?

Kemudian, di sudut-sudut ruang masjid terdapat empat tiang utama penopang masjid, yang terbuat dari kayu nangka berbentuk silinder.

Meskipun begitu, masjid ini memiliki fungsi yang berbeda dari yang lainnya.

Masjid Bayan Beleq tidak digunakan untuk ibadah masyarakat sekitar setiap hari.

Baca Juga: Catatkan Penurunan Jumlah Keuntungan, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) Rampungkan Pabrik Pemurnian Emas pada Kuartal III 2023

Tempat ibadah ini hanya digunakan pada saat perayaan besar seperti Idul Fitri, Idul Adha, Maulid Nabi, dan sebagainya.***

 

Rekomendasi