Diserang Tanpa Henti, Dokter Rumah Sakit Al-Aqsa Beri Gambaran Kondisi Menyedihkan di Gaza Tengah

inNalar.com – Israel terus melakukan serangan bom di Gaza Selatan dan Tengah.

Baru-baru ini beredar kabar laporan serangan di sekitar Rumah Sakit Al-Aqsa.

Hal tersebut membuat seorang ahli bedah membeberkan situasi rumah sakit yang tidak terkendali dengan ratusan korban baru yang membutuhkan perawatan setiap hari.

Baca Juga: Kenyam Waktu 10 Tahun, Bendungan Senilai Rp2,2 Triliun di Banten Ini Baru Diresmikan Tahun Ini: Begini Penampakannya!

Diserbu oleh ratusan korban yang berdatangan setiap harinya, staf tenaga medis sangatlah kurang.

Ahli bedah tersebut mengatakan bahwa pemandangan tersebut belum pernah ia lihat sebelumnya di rumah sakit.

Terlebih ahli bedah tersebut telah menjadi dokter selama bertahun-tahun.

Baca Juga: Real Madrid Susun Rencana ‘Licik’ Menangkan Persaingan dengan Manchester United Boyong Jeremie Frimpong

Pasukan Israel melakukan 30 serangan terhadap sasaran di wilayah selatan Khan Younis.

Sementara itu, di Rafah terdapat sebuah rumah yang menjadi sasaran di distrik al-Junaynah Timur.

Disebutkan pula sebelumnya bahwa telah terjad serangan idara besar-besaran di dalam dan sekitar kamp Maghazi serta di Kamp pengungsi Bureij.

Baca Juga: Barcelona Susun Rencana ‘Gila’ Jika Atletico Madrid Tak Mau Lepaskan Joao Felix di Bursa Transfer Musim Panas 2024

Beredar pula kabar mengenai seorang pemuda Palestina ditembak dan terluka, serta dua lainnya ditangkap pada hari Selasa, 9 Januari 2023.

Mereka mendapat serangan pasukan Israel di kota Ramallah di Tepi Barat.

Diketahui bahwa seorang warga Palestina ditembak dari belakang selama serangan Israel ke Ramallah, sementara seorang warga Palestina dan putranya ditangkap dari lingkungan Ain Misbah di kota tersebut.

Baca Juga: Katanya Gerus Rp10 Triliun, Terowongan Bawah Laut di Kalimantan Timur Ternyata Baru Masuk Tahap Ini

Dalam penyerangan lainnya, pasukan Israel menyerbu desa Dura al-Qara, Timur Laut Ramallah.

Selain itu, pasukan pendudukan Israel menangkap enam warga Palestina di provinsi Betlehem setelah menggerebek rumah mereka, dan empat lainnya di Qalqilya.

Pasukan Zionis juga menyerbu beberapa kota termasuk Azzun, Kafr Qaddum, dan Hableh.*** 

Rekomendasi