

inNalar.com – Kabar baik datang dari Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali yang secara resmi baru saja memiliki jalan shortcut baru.
Diketahui, jalan shortcut yang baru diresmikan di Badung, Bali tersebut memiliki panjang sekitar 335 meter.
Sedangkan, untuk lebarnya sendiri diketahui seluas 8 meter, dan dilengkapi dengan pedestrian.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi Antara, proyek yang dijalankan di Kabupaten Badung tesebut ialah jalur shortcut Canggu-Tibubeneng.
Pembangunan jalan yang memiliki panjang ratusan meter tersebut disebut sebagai salah satu progam pemerintah dalam mengatasi masalah klasik daerah, yakni kemacetan.
Menurut pengakuan Bupati Badung, Bali I Nyoman Giri Prasta, jalur yang baru saja dibuka pada hari Rabu, 10 Januari 2024 tersebut dipastikan lalu lintas dapat menjadi lebih lancar dari sebelumnya.
Baca Juga: Rangkul China, Kalimantan Barat Miliki Smelter Alumina Senilai Rp14 Triliun, Pertama di Indonesia?
Jalan baru yang terletak di simpang Canggu-Tibubeneng tersebut faktanya telah dikerjakan sejak awal bulan November 2023 lalu.
Adapun lokasi dari proyek jalan ini diyakini berada di salah satu titik kemacetan terparah di Kecamatan Kuta Utara, yakni di Simpang Padonan, Desa Tibubeneng.
Proyek jalan shortcut Canggu-Tibubeneng dibangun dengan menggunakan anggaran dana APBD. Adapun nominalnya, diketahui senilai Rp31,2 miliar.
Namun, nominal senilai puluhan miliar tersebut tentu saja bukan hanya untuk proses pengerjaan konstruksinya saja.
Secara detail, anggaran senilai 6,2 miliar menurut data digunakan untuk proyek jalan.
Sedangkan, nominal anggaran sisanya yakni senilai Rp25 miliar digunakan untuk pembebasan lahan.
Lama pengerjaan dari proyek yang anggarannya berasal dari dana APBD tersebu diketahui hanya berselang selama kurang lebih dua bulan saja.
Diharapkan, dengan beroperasinya jalan shortcut Canggu-Tibubeneng tersebut, kemacetan di Pulau Dewata dapat diurai dengan diawali dari Kabupaten Badung.***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi