Garap Tambang Baru di Sulawesi Utara, Jumlah Aset PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) Meroket pada Triwulan III 2023

inNalar.com – PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) tengah menyelesaikan pembangunan tambang baru yang terletak di di Bolaang Mongondow Timur, Sulawesi Utara.

Tambang tersebut nantinya akan berasa dalam pengelolaan anak usaha PSAB yakni PT Arafura Surya Alam (ASA).

Rencananya, tambang tersebut mulai beroperasi pada akhir 2024 mendatang.

Baca Juga: Penjualan Tembaga Merosot 36 Persen, AMMAN Kebut Proyek Smelter Senilai 3 Miliar USD di Sumbawa Barat NTB hingga Progres Lampaui Target

Dengan keberadaaan tambang baru ini, pihak PSAB optimis bahwa kinerja produksi dan penjualannya pada 2025 akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Kini progres tambang baru tersebut telah mencapai lebih dari 30 persen.

Dari tambang baru itu, PSAB memproyeksikan bisa memproduksi hingga 50.000 ounces emas per tahun.

Baca Juga: Israel Hadapi Tudingan Afrika Selatan Mengenai Kejahatan Genosida yang Dilakukan di Mahkamah Internasional

Bersamaan dengan itu, PSAB juga menargetkan produksi dari Bakan bisa stabil di atas 80.000 ounces.

Diketahui bahwa hingga triwulan III tahun 2023, perusahaan ini telah memproduksi emas sebanyak 50.151 ounces dengan tingkat penjualan sebesar 49.198 ounces.

Berambisi melalui pembangunan tambang barunya, diketahui jumlah aset PT J Resources Asia Pasifik Tbk meroket.

Baca Juga: Viral Seorang Ibu Harus Bayar Rp11 Juta ke PLN Gegara Ingin Pindahkan Tiang Listrik di Tanah Depan Rumahnya

Bersumber dari laporan keuangan resminya di IDX, pada triwulan III 2023 jumlah aset lancarnya mencapai 117 juta USD atau setara Rp1,8 triliun.

Jumlah tersebut naik dari tahun sebelumnya pada periode yang sama yakni 102 juta USD atau setara Rp1,5 triliun.

Sementara itu, jumlah aset tidak lancar korporasi ini mencapai 751 juta USD atau setara Rp11,6 triliun.

Baca Juga: Proyek Jalan Tol Senilai Rp9,9 Triliun di Banten Ini Setengah Dananya dari Swasta, Baru Akan Dibuka 2 Tahun Lagi

Angka tersebut naik dari tahun 2022 pada periode yang sama yakni 705 juta USD atau setara Rp10 triliun.

Jadi secara keseluruhan, jumlah Aset PSAB pada triwulan III tahun 2023 mencapai 869 juta USD atau setara Rp13,5 triliun. ***

 

Rekomendasi