

inNalar.com – Perusahaan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) telah mencatatkan jumlah produksi sebesar 50.151 ounces emas hingga September 2023.
Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu sebanyak 43.037 ounces, hal ini mempengaruhi laba bersih PT J Resources Asia Pasifik Tbk.
Bisa dibilang produksi emas PSAB mengalami kenaikan 7.114 punces atau meningkat sebanyak 16,5 persen.
Kenaikan produksi tersebut tentunya diikuti dengan kenaikan jumlah penjualan.
Pada September 2023 tercatat jumlah penjualan korporasi ini menyapai 49.198 ounces.
Sementara itu, pada tahun 2022 jumlah penjualan PSAB sebanyak 42.999 ounces.
Tingkat kenaikan jumlah penjualan PT J Resources Asia Pasifik mencapai 14,4 persen.
Diketahui bahwa korporasi pertambangan emas ini telah mengumumkan laporan keuangan pada triwulan III 2023, termasuk laba bersih yang didapatkan.
Pada triwulan III 2023, jumlah penjualan PSAB mencapai 93 juta USD atau setara Rp1,4 triliun, mengutip dari laporan keuangan perusahaan di IDX.
Sedangkan tahun lalu pada periode yang sama jumlah penjualan korporasi ini sebesar 77 juta USD atau setara Rp1,1 triliun.
Beban pokok penjualannya alami penurunan dimana pada tahun 2023 mencapai 43,7 juta USD atau setara dengan Rp680 miliar.
Pada tahun 2022, jumlah beban pokok penjualannya sebesar 47,5 juta USD atau setara Rp739 miliar.
Jumlah laba kotor perusahaan ini pada tahun 2023 mencapai 49,3 juta USD atau setara Rp766,9 miliar.
Jumlah laba kotor itu alami peningkatan signifikan dibandingkan pada tahun lalu yakni hanya sebesar 29,4 juta USD atau setara Rp457 miliar.
Jika dikurangkan dengan berbagai beban dan pajak, laba bersih PT J Resources Asia Pasifik Tbk mencapai 5,6 juta USD atau setara Rp87 miliar pada tahun 2023. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi