Total Kapasitasnya Capai 344 MegaWatt, PLN Sukses Kembangkan 28 Pembangkit Listrik EBT Sepanjang 2023

inNalar.com – PT PLN (Persero) merupakan salah satu perusahaan BUMN yang bergerak di bidang ketenagalistrikan di tanah air.

Perusahaan yang terus berkomitmen dalam menyediakan listrik di Indonesia ini bahkan telah berhasil mengembangkan sebanyak 28 pembangkit listrik energi baru terbarukan atau EBT sepanjang tahun 2023.

Adapun tujuannya adalah untuk mendukung agenda transisi energi di tanah air agar lebih bersih dan ramah lingkungan.

Baca Juga: Baru Beroperasi Kurang dari Setahun, Jembatan Baru Senilai Rp30 Miliar di Sulawesi Selatan Ini Malah Ganti Nama

Melansir dari laman resmi PLN, perusahaan ini juga telah menyelesaikan program dedieselisasi dengan membangun jaringan transmisi dan jaringan distribusi sampai pengembangan green hydrogen.

Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN berkomitmen penuh dalam mendukung pemerintah untuk melaksanakan transisi energi.

Terutama sebagai langkah paling strategis dalam menurunkan dampak perubahan iklim di tanah air.

Baca Juga: Produksi 199 Ton Hidrogen Per Tahun, PLN Berhasil Kembangkan 21 Lokasi Rantai Pasok ‘Green Hidrogen Plant’

Pihaknya juga terus mendorong untuk mengurangi penggunaan dan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Adapun salah satu upaya transmisi energi tersebut yang paling fenomenal diantara lainnya yakni pembangunan proyek PLTS Terapung Cirata.

Adapun kapasitasnya mencapai 192 MegaWatt peak (MWp) yang telah diresmikan pada November 2023 lalu.

Baca Juga: Intervensi APBN Rp6,5 Miliar, Kalimantan Timur Punya Jembatan Gantung di Pelosok Kutai Timur yang Menggantung 120 Meter

Proyek tersebut juga tercatat menjadi PLTS terapung terbesar di Asia Tenggara yang merupakan wujud kolaborasi dari PLN dengan Masdar, yakni salah satu perusahaan energi dari Uni Emirat Arab.

Selain itu, perusahaan listrik negara ini juga telah membangun dan meresmikan 27 pembangkit listrik EBT.

Total kapasitas secara keseluruhannya bahkan mencapai 344 MegaWatt (MW) sehingga dapat berkontribusi secara posisi dalam mendukug transisi energi di tanah air.

Baca Juga: Makan Biaya Rp89,57 Triliun, Pembangunan Pelabuhan di Makassar Ini Diduga Merusak Ekosistem Pesisir

Di bawah ini merupakan daftar pembangkit listrik EBT yang telah didirikan oleh PLN:

Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM)

  • PLTM Besai Kemu 8,84 MW
  • PLTM Krueng Isep Ekspansi 10 MW
  • PLTM Sukarame 7,4 MW
  • PLTM Lintai 1 4,64 MW
  • PLTM Lintai 2 4,64 MW
  • PLTM Sisire Simandame 4,6 MW
  • PLTM Aek Sigeaon 3×2 MW
  • PLTM Tongar 6,48 MW
  • PLTM Anggoci 9 MW
  • PLTM Cibuni 3,2 MW
  • PLTM Aek Sibundong 4×2 MW
  • PLTM Bayu 3,6 MW
  • PLTM Cileunca 1,09 MW
  • PLTM Kanzy 1 3 MW
  • PLTM Sumberarum 1 3,4 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH)

  • PLTMH Peruyung 4,4 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

  • PLTA Batu Gajah 7,5 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

  • PLTS UP3 Gresik Gili Noko 0,05 MW
  • PLTS Sepangkur Besar 0,075 MW
  • PLTS Saibus 0,1 MW
  • PLTS Sadulang Besar 0,1 MW
  • PLTS Saular 0,025 MW
  • PLTS Kemirian 0,05 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP)

  • PLTP Sokoria 2 5 MW
  • PLTP Sorik Marapi 39,6 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg)

  • PLTBg Ujung Batu 3,9 MW

Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa)

  • PLTSa Surakarta 8 MW

PT PLN juga terus menggali potensi sumber daya alam agar dapat dimanfaatkan menjadi pembangkit listrik.

Perusahaan ini juga akan berkomitmen dalam memperkuat infrastruktur transmisi dan jaringan distribusi ke berbagai pulu ada di Indonesia.

Khususnya yang sampai saat ini masih ketergantungan dengan tenaga diesel.***

 

Rekomendasi
REKOMENDASI UNTUK ANDA [Tutup]