

inNalar.com – Megaproyek Ibu Kota Nusantara (IKN) yang saat ini tengah dibangun di Kalimantan Timur terus mencatatatkan kenaikan peminatan investasi.
Sejak tahun 2023 lalu, IKN telah mendapatkan sebanyak 23 investor dalam negeri yang telah melakukan groundbreaking dengan investasi senilai Rp41 triliun dari non-APBN.
Melansir dari laman resmi Portal Informasi Indonesia, pemerintah saat ini juga semakin optimis dalam tahun 2024 ini sehingga diharapkan ada lebih banyak investor yang masuk untuk berinvestasi dalam jangka panjang.
Adapun targetnya sebanyak 80 persen pembangunan memakai sumber non-APBN atau di luar keuangan negara.
Terlebih Otorita IKN juga terus melakukan sosialisasi dan promosi mengenai peluang investasi di ibu kota baru tersebut.
Beberapa negara yang telah menyumbang dalam pembangunan hunian di Nusantara ini berasal dari Tiongkok hingga Malaysia.
Kepala OIKN, Bambang Susanto sendiri mengungkapan pihaknya optimis akan memperoleh pendanaan lebih banyak lagi dalam jangka panjang dalam penanaman modal di Ibu Kota Nusantara pada tahun 2024 ini.
Ia menjelaskan bahwa pembangunan ibu kota Indonesia ini sekitar Rp466 triliun dengan sebesar 19-30 persen dari APBN.
Menurutnya, investasi yang sudah masuk dan yang akan masuk ke ibu kota ini berasal dari beragam sektor dengan skala investasi berbeda-beda.
Presiden Jokowi juga akan melaksanakan groundbreaking kembali sebagai tanda dimulainya pembangunan fisik baru di IKN pada Januari hingga Feburari 2024.
Terdapat sebanyak 15 investor yang akan melakukan groundbreaking pada periode tersebut.
Pihaknya juga menargetkan investasi masuk di IKN mencapai Rp100 triliun di tahun 2024 ini.
Baca Juga: Diajukan 12 Tahun, NTT Akhirnya Bangun Jembatan Kembar Baru Senilai Rp72 Miliar, Rampung Kapan?
Sementara itu, beberapa investasi yang telah masuk berasal dari Konsorium Nusantara, The Pakubuwono Development, hingga Pakuwon Grup yang merupakan penanam modal skala kolongmerat di tanah air.
Mereka telah berkontribusi dalam membangun kawasan lahan campuran di Nusantara.
Tentu Otorita IKN akan sangat terbuka dalam menerima penanaman modal sesuai dengan visi IKN ke depannya.
Nantinya kawasan ibu kota ini akan menjadi perkotaan yang cerdas, inklusif, berkelanjutan, dan layak huni.
Sebelumnya, groundbreaking 1 sampai 3 telah dilakukan di tahun 2023 dengan investor dalam negeri yang memiliki kapabilitas dalam membangun Kawasan Inti Pusat Pemerintahan atau KIPP Nusantara.
Akan tetapi, ada juga beberapa penanam modal dalam negeri yang bekerja sama dengan investor luar negeri. ***
Dapatkan promo spesial sebelum Anda pergi